Misi Kemanusiaan Pascagempa M7,7 di Flores Usai, Basarnas Tutup Operasi SAR
- 14 Sep 2026 09:04 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Flores — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup Operasi SAR Gempa Flores magnitudo 7,7 pada Sabtu 12 September 2026 pukul 18.00 WITA.
Penutupan dilakukan seiring berakhirnya perpanjangan masa tanggap darurat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berlangsung sejak 29 Agustus hingga 12 September 2026.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, mengatakan keputusan itu mempertimbangkan penurunan aktivitas gempa susulan dan peralihan status penanganan bencana di NTT ke masa transisi pemulihan.
Operasi SAR dimulai sejak hari pertama gempa pada 15 Agustus 2026. Selama operasi, Basarnas bersama TNI-Polri, pemerintah daerah, PMI, relawan, dan unsur potensi SAR lainnya melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban.
| Baca juga: JNE Bajawa Buka Donasi untuk Korban Gempa |
Helikopter Dauphin milik Basarnas juga dikerahkan untuk mendukung evakuasi medis, mobilisasi penanganan korban, pendistribusian bantuan, serta mobilisasi tenaga medis dari Kementerian Kesehatan.
Fathur menegaskan penutupan operasi tidak menutup kemungkinan pembukaan kembali jika dibutuhkan di kemudian hari.
Ia mengapresiasi dedikasi dan sinergi seluruh Tim SAR Gabungan selama menjalankan misi kemanusiaan di Flores.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh potensi SAR atas sinergi dan dedikasinya selama operasi berlangsung di lapangan," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....