HUT ke-81, RRI Tegaskan Posisi Sebagai Sumber Informasi Kredibel di Era Digital

  • 11 Sep 2026 08:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Di tengah derasnya arus informasi dan disinformasi di era digital, LPP Radio Republik Indonesia (RRI) menegaskan posisinya sebagai sumber informasi publik yang kredibel dan terpercaya. Penegasan itu disampaikan Direktur Utama LPP RRI, I. Hendrasmo, dalam pidato HUT ke-81 RRI yang dibacakan Kepala RRI Kupang, Raden Muhammad Yusridarto, dalam upacara peringatan HUT RRI di Kupang, Jumat 11 September 2026.

Hendrasmo mengatakan, transformasi yang dijalankan RRI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk memastikan lembaga penyiaran publik itu tetap relevan dan dipercaya masyarakat. "Transformasi bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan untuk memastikan RRI tetap relevan, dipercaya dan memberikan dampak nyata," ujar Hendrasmo.

Peringatan HUT ke-81 tahun ini mengusung tema "Suara Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Tema tersebut menegaskan peran RRI sebagai media publik yang mengedukasi dan memperkuat kontrol sosial.

Menurut Hendrasmo, kredibilitas di era digital harus dibuktikan dengan kehadiran di multiplatform. RRI tidak lagi menunggu audiens datang, tetapi yang harus mendekati audiens.

"Font RRI yang kecil adalah simbol kerendahan hati. Kita mau sampaikan pesan bahwa saat ini RRI yang harus mendekati audiens, bukan audiens yang mendekati RRI," ucapnya.

Strategi itu tercermin dari capaian digital RRI sepanjang 2025. Portal RRI.CO.ID mencatat 78,51 juta pengunjung, aplikasi RRI Digital 337.195 pengguna, layanan streaming 107,4 juta hits, dan interaksi media sosial 23,37 juta interaksi. "Angka itu bukan sekadar statistik, namun di baliknya terkandung semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap RRI," ujarnya.

Dari sisi produksi konten, RRI menghasilkan 103.705 berita di RRI.CO.ID dan radio. Jumlah itu harus diimbangi dengan kualitas agar mampu menjadi penyeimbang di tengah banjir hoaks.

"Kita sadar walaupun secara kuantitas meningkat, kita harus mampu berdampak. Karya-karya kita harus bisa menarik perhatian masyarakat," kata Hendrasmo tegas.

Untuk memperkuat jangkauan informasi kredibel hingga wilayah terluar, RRI pada 2025 membangun enam pemancar FM baru di Meulaboh, Sibolga, Surakarta, Palangkaraya, Mamuju, dan Tahuna. Optimalisasi pemancar mencapai 84 persen dari 768 unit yang dikelola.

Hendrasmo menyebut, RRI menargetkan diri menjadi hubungan masyarakat dan sumber informasi utama yang akurat di tengah persaingan platform digital.

Kontribusi itu juga diwujudkan melalui 18 tema siaran prioritas nasional pada 2025, mulai dari ekonomi kreatif, UMKM, ketahanan pangan, hingga literasi digital dan bela negara, serta perhatian pada isu inklusif seperti moderasi beragama, disabilitas, dan masyarakat di wilayah 3T.

Dengan tata kelola yang terjaga, RRI mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dan predikat Badan Publik Informatif dengan nilai 97,35 pada 2025.

"Jadi di tengah derasnya disinformasi, RRI harus semakin kuat sebagai sumber informasi yang terpercaya,"tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....