Tim Seskoad Teliti Program Air Bersih Sumba Barat
- 26 Agt 2026 16:49 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Tim Seskoad yang dipimpin Brigjen TNI Waris Ari Nugroho, S.E., M.Si., M.I.P., bersama akademisi Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), melakukan penelitian terhadap program air bersih dan jembatan di Kabupaten Sumba Barat, Rabu 26 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemantauan program Manunggal yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia.
Kedatangan tim diterima langsung Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH, bersama jajaran pemerintah daerah di ruang kerja Bupati. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta dukungan TNI terhadap pembangunan di Sumba Barat, khususnya melalui bantuan sumur bor dan pembangunan jembatan bagi masyarakat.
Yohanis Dade memaparkan kondisi geografis dan topografi Sumba Barat kepada rombongan. Menurutnya, karakteristik wilayah yang berbeda-beda hingga tingkat desa menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan. Kondisi tersebut turut memengaruhi pemenuhan kebutuhan air bersih dan ketersediaan akses jembatan yang aman serta memadai bagi masyarakat.
Brigjen Waris Ari Nugroho mengatakan penelitian tersebut dilakukan untuk memperoleh masukan terkait kondisi dan kebutuhan masyarakat. Sebanyak 10 tim diturunkan ke berbagai daerah di Indonesia, sementara Sumba Barat menjadi lokasi ketujuh.
| Baca juga: Lulusan LKP Kian Dilirik Global |
Selain melakukan pemeriksaan terhadap program yang telah berjalan, tim juga menggali informasi langsung dari masyarakat mengenai kebutuhan air bersih dan jembatan. Menurut Brigjen Waris, penelitian di Sumba Barat akan berlangsung selama tiga hari.
Hasil pemeriksaan dan masukan masyarakat selanjutnya akan dikemas untuk disampaikan ke tingkat pusat sebagai bahan penelitian dan kajian. Ia juga meminta dukungan pemerintah daerah agar proses pengumpulan data di lapangan dapat berjalan lancar.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menyatakan siap mendukung pelaksanaan penelitian tersebut. Bupati akan menginstruksikan camat dan kepala desa membantu tim selama berada di wilayah masing-masing, termasuk menyediakan informasi yang dibutuhkan.
Pemerintah daerah berharap hasil penelitian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan pembangunan yang lebih tepat sasaran, terutama untuk memperkuat akses air bersih dan jembatan. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....