Warga Pesisir Maumere Masih Mengungsi Pascagempa
- 19 Agt 2026 11:56 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Gempa bumi yang mengguncang wilayah Maumere dan sekitarnya masih berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Warga yang tinggal di kawasan pesisir menjadi kelompok yang paling merasakan dampak dan sebagian masih bertahan di lokasi pengungsian.
Fuad, salah satu Relawan JNE sekaligus relawan UAR Al-Fattah Rescue Korwil Nusa Tenggara Timur, saat diwawancarai RRI.CO.ID, Selasa 18 Agustus 2026, mengatakan warga pesisir Kota Kuring, Kecamatan Alok, menjadi salah satu kelompok yang terdampak. Wilayah tersebut berada di kawasan dekat pantai sehingga masyarakat memilih mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman.
Menurut Fuad, sejumlah warga pesisir saat ini mengungsi di Posko Samador dan beberapa lokasi lainnya. Kondisi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Tidak hanya warga pesisir, masyarakat yang berada di wilayah perkotaan juga masih merasakan getaran gempa. Meskipun intensitasnya lebih kecil, getaran tersebut membuat masyarakat merasa kurang nyaman saat bekerja maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.
“sampai dengan hari Minggu kemarin masih terjadi Gempa Bumi. Kita masih terasa dan sedikit membuat kepanikan masyarakat yang di Kota Maumere,” ucap Fuad.
Fuad berharap masyarakat tetap tenang dalam menghadapi kondisi pascagempa. Ia juga berharap situasi segera membaik sehingga warga dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus membangun kerja sama dan kolaborasi dalam membantu masyarakat terdampak. Dengan dukungan berbagai pihak, kondisi di Maumere diharapkan segera kembali normal. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....