Komisi X DPR RI Gandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional Dorong Kemajuan Pertanian
- 14 Agt 2026 17:01 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Demokrat, Anita Jacoba Gah, mendorong peningkatan hasil produksi pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Sumba Barat Melalui Mitra Kerja Komisi XI DPR RI Badan Riset Nasional. Tujuannya adalah agar kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bisa berjalan optimal dalam upaya penikatan produksi hasil pertanian.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan pertanian, termasuk perubahan iklim dan keterbatasan teknologi pertanian yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat. Anita mengatakan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan produksi pertanian, namun tidak dapat bekerja sendiri.
Menurutnya, BRIN juga membutuhkan dukungan masyarakat agar berbagai hasil riset dan inovasi yang telah dikembangkan dapat diterapkan secara langsung dan memberikan manfaat bagi para petani. Ia mengusulkan agar BRIN tidak hanya memberikan sosialisasi dalam waktu singkat, tetapi turun langsung ke lapangan selama beberapa hari.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat diisi dengan praktik dan pelatihan sehingga berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat diidentifikasi serta dicarikan solusi secara tepat sesuai kondisi di lapangan. Dalam kegiatan bertema “Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat” tersebut, BRIN juga menyosialisasikan cara memproduksi tanaman pangan dengan baik melalui penerapan cara bertani yang tepat.
Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas komoditas pertanian, seperti padi, jagung, dan tanaman pangan lainnya. Anita menegaskan, sektor pertanian tidak hanya menjadi sumber pangan dan penghidupan bagi jutaan keluarga, tetapi juga merupakan tulang punggung ketahanan pangan serta penopang perekonomian daerah.
Menurutnya, potensi pertanian NTT juga dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar hingga peluang ekspor, sehingga peningkatan kuantitas dan kualitas produksi menjadi hal yang sangat penting untuk peningkatan produksi pertanian. Anita Juga meminta agar masyarakat petani menyampaikan secaraemyeluruh masalah yang di hadapi sehingga Badan Riset Nasional Nasional dapat kembali datang untuk memberikan pendampingan dan pelatihan secara berkelanjutan.
Anita juga juga menyampaikan komitmen untuk menyuarakan persoalan pertanian dan peternakan, dan UMKM yang perlu di sampaikan kepada pemerintah pusat. Pada kesempatan yang sama Arif Samudiantono dari pusat riset teknologi manufactur dan peralatan BRIN hadir memberikan pendampingan dan materi terkait bagaimana pengelolaan dan penataan pertanian dengan baik berdasarkan metode Riset dan Inovasi Nasional, untuk Kemajuan petani, UMKM di kabupaten Sumba Barat. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....