Zulkifli Hasan Dorong Hilirisasi Garam lewat Program K-SIGN di Rote Ndao

  • 31 Jul 2026 08:19 WIB
  •  Kupang

RRI.CO..ID , Rote – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rote Ndao, Kamis, 30 Juli 2026. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau pembangunan Sentra Industri Garam Nasional K-SIGN di Kecamatan Landu Leko.

Dalam peninjauan itu, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat hilirisasi garam sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Menurutnya, pengolahan garam di daerah tidak hanya akan memperkuat industri nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Rote Ndao dan Nusa Tenggara Timur.

"Pemerintah ingin memastikan garam yang diproduksi di Rote Ndao tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi diolah sehingga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Dengan begitu, masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dan terbuka lapangan kerja baru," ujar Zulkifli Hasan.

Selain pengembangan industri garam, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap kesejahteraan nelayan. Melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, berbagai program penguatan kampung nelayan akan terus dikembangkan, termasuk penyediaan fasilitas penyimpanan hasil tangkapan agar nelayan memiliki daya saing yang lebih baik dan tidak lagi menjual hasil laut dengan harga rendah.

"Penguatan sektor kelautan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan nelayan. Infrastruktur pendukung akan terus dibangun agar hasil tangkapan memiliki nilai jual lebih tinggi dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir," kata Zulkifli Hasan.

Program K-SIGN di Rote Ndao diharapkan menjadi salah satu proyek strategis dalam mendukung swasembada garam nasional sekaligus memperkuat perekonomian daerah. Hilirisasi garam dinilai mampu mendorong tumbuhnya industri turunan yang menyerap tenaga kerja serta meningkatkan investasi di wilayah tersebut.

Zulkifli Hasan berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat mempercepat pengembangan industri garam dan sektor perikanan di Nusa Tenggara Timur. Dengan optimalisasi potensi sumber daya alam yang dimiliki, masyarakat diharapkan menjadi penerima manfaat utama melalui peningkatan pendapatan, terbukanya lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah. (RH)

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....