KPU Sumba Barat Gandeng Dewan Komunitas Kajian Muslim Laksanakan Pendidikan Pemi

  • 17 Jun 2026 17:35 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat terus menggencarkan program pendidikan pemilih meski saat ini belum memasuki tahapan pemilu maupun pemilihan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KPU untuk memberikan pemahaman lebih awal kepada masyarakat mengenai pentingnya peran dan partisipasi dalam demokrasi.

Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat, Teguh Raharjo, mengatakan bahwa pendidikan pemilih merupakan salah satu program yang tetap dilaksanakan pada masa non-tahapan. Menurutnya, sosialisasi perlu dilakukan sejak dini agar masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kepemiluan sebelum pelaksanaan pemilu berlangsung.

Dalam kegiatan terbaru, KPU Sumba Barat menerima kunjungan organisasi keagamaan Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-Azhar Waikabubak. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai informasi terkait kepemiluan sekaligus mengajak organisasi masyarakat menjadi mitra dalam menyebarluaskan pendidikan pemilih kepada masyarakat luas.

Teguh menjelaskan, tujuan utama pendidikan pemilih bukan hanya mendorong masyarakat datang ke tempat pemungutan suara, tetapi juga meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menggunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab. Dengan demikian, masyarakat dapat menentukan pemimpin maupun wakil rakyat yang dinilai mampu memperjuangkan kesejahteraan bersama.

Ia mengakui bahwa pada pemilu sebelumnya masih terdapat masyarakat yang belum memahami secara utuh makna dan tujuan pemilu. Karena itu, KPU berupaya memberikan edukasi secara berkelanjutan agar masyarakat dapat berperan aktif, baik sebagai pemilih, peserta, maupun bagian dari penyelenggaraan demokrasi.

Sementara Pada Kesempatan Yang sama PJS (Penanggung Jawab Sementara) Ketua Dewan Komunitas Kajian Muslimah DKM Masjid Al Azhar Waikabubak, Siti Erna, S.Ag Mengatakan Bahwa sebagai Komitas Muda merasa penting sekali pendidikan politik serupa seperti yang di laksanakan ini dapat dilaksanakan kedepan kepada pemilih pemula karena ini bagian dari partisipasi kaum muda terhadap proses Demokrasi politik.

Sasaran pendidikan pemilih di Kabupaten Sumba Barat meliputi pemilih pemula di sekolah-sekolah, kelompok marginal, penyandang disabilitas, masyarakat di wilayah terpencil, serta berbagai organisasi dan paguyuban yang memiliki banyak anggota. Melalui pendekatan tersebut, KPU berharap informasi kepemiluan dapat tersampaikan secara masif sehingga kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemilu terus meningkat. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....