Angkat Tenun Timor, Rambu Hagya Bani Raih ICON Pesona Batik Nusantara 2026
- 20 Mei 2026 21:27 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar dari Kabupaten Timor Tengah Utara. Rambu Hagya Bani, siswi kelas 7 SMPS Putri St. Xaverius Kefamenanu, dinobatkan sebagai penerima penghargaan "ICON Pesona Batik Nusantara 2026". Grand Final ICON Pesona Batik Nusantara 2026 ini berlangsung di Ballroom Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta, Minggu 17 Mei 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang apresiasi budaya yang digelar untuk mengangkat generasi muda pelestari batik dan kearifan lokal Indonesia. Rambu terpilih setelah berhasil mengungguli puluhan peserta dari berbagai daerah, termasuk DKI Jakarta, Jawa Timur, Solo, dan Sulawesi, pada babak final yang berlangsung ketat.
Pasca kembali ke Kota Kefamenanu, sang juara disambut meriah. Rambu Hagya Bani dijemput langsung oleh Kepala Sekolah, dan guru-guru, pegawai, mahasiswa PPL, serta seluruh siswa-siswi SMPS Putri kelas 7 dan 8 di bundaran Kilometer 9 jurusan Kupang.
Ia kemudian diarak menuju sekolah menggunakan belasan kendaraan roda 4 yang dikawal ketat oleh kepolisian. Tidak hanya eforia kendaraan, penyambutan semakin meriah dengan iringan kelompok drumband yang mengiringi sepanjang jalan.
Setibanya di gerbang sekolah, Rambu juga disambut tarian adat oleh para penari, menambah semarak suasana penuh haru dan kebanggaan. Di balik pencapaiannya, Rambu tumbuh dengan berbagai keterbatasan.
Namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk belajar dan berkarya. Kedua orang tuanya terus memberikan dukungan dan motivasi agar Rambu tidak berhenti bermimpi.
“Walau kondisi kami sederhana, kami selalu bilang ke Rambu, jangan malu dengan keterbatasan. Yang penting jangan berhenti belajar dan jangan lupa budaya sendiri,” ucap orang tua Rambu dengan mata berkaca-kaca.

Pose Kepsek SMPS Putri St. Xaverius Kefamenanu Suster Yohana Bone (kiri) saat menyambut kedatangan Rambu Hagya Bani (kanan) yan telah meraih ICON Pesona Batik Nusantara 2026. (Istimewa)
Kepala SMPS Putri St. Xaverius Kefamenanu Suster Yohana Bone SSpS, S.Ag menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Rambu. Ia mengatakan hal tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak di Kefamenanu mampu bersaing dan membawa nama daerah di tingkat nasional.
"Jadi Rambu bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kecintaan tinggi terhadap budaya,” ujarnya. Sementara itu, Rambu sendiri juga mengaku bahwa dirinya tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan tersebut.
“Saya senang bisa memperkenalkan batik dan tenunan Timor ke lebih banyak orang. Dukungan mama dan papa yang membuat saya berani maju. Semoga ini bisa memotivasi teman-teman lain untuk bangga dengan budaya kita sendiri,” kata Rambu.
Prestasi Rambu juga menjadi pengingat bagi semua pihak. Pihak sekolah berharap pemerintah, baik daerah maupun pusat, tidak hanya menjadi penonton atas semangat anak-anak Generasi Z yang ingin maju.
“Anak-anak seperti Rambu butuh dukungan nyata, baik berupa beasiswa, fasilitas pelatihan budaya, maupun ruang promosi. Jangan biarkan semangat mereka padam karena keterbatasan akses,” kata pihak sekolah.
Dengan diraihnya gelar ICON Pesona Batik Nusantara 2026, Rambu diharapkan dapat menjadi duta muda pelestarian budaya, sekaligus menginspirasi generasi Z di NTT bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi jika ada dukungan dan kesempatan yang dibuka bersama. (Humas PIX/AL)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....