56 Personel PLN Jawa Barat Hadir di NTT Perkuat Listrik Desa SBD

  • 30 Apr 2026 12:48 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Semangat gotong royong insan PLN melintasi batas pulau demi menerangi hingga pelosok negeri. Menjelang peringatan Hari Buruh, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumba mendapatkan dukungan penguatan infrastruktur dengan hadirnya 56 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat.

Kehadiran puluhan personel ahli ini difokuskan untuk mempercepat pembangunan Jaringan Listrik Desa (Lisdes) di Desa Letewungana, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya. Sejak diterjunkan ke lokasi pada Minggu 26 April 2026, tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan pemasangan infrastruktur di medan yang menantang.

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa kolaborasi lintas unit ini merupakan manifestasi nyata dari nilai Collaborative dalam budaya AKHLAK PLN untuk memberikan hak akses energi yang merata bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

"Kehadiran rekan-rekan dari Jawa Barat ke Pulau Sumba bukan sekadar urusan teknis pembangunan jaringan, melainkan simbol kuat dedikasi insan PLN untuk membawa terang ke ruang-ruang keluarga di Desa Letewungana. Kami ingin masyarakat segera merasakan manfaat listrik untuk peningkatan ekonomi dan kualitas pendidikan anak-anak. Ini adalah kado nyata bagi masyarakat NTT dalam semangat pemerataan energi," ujar Eko.

Pekerjaan di lapangan mencakup pembangunan infrastruktur yang cukup masif, terdiri dari Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 7 kilometer sirkit (kms) serta Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 15,1 kms.

Proyek ini tidak hanya mengejar target rasio elektrifikasi, tetapi juga mengusung misi transisi energi hijau.

Desa Letewungana nantinya akan menikmati pasokan listrik yang bersumber dari sinkronisasi energi bersih, yakni PLTMH Lokomboro dan PLTMH Lapopu. Hal ini memperkuat posisi Pulau Sumba sebagai ikon Iconic Island untuk pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.

Manager PLN UP2K Sumba, A. Iman Krismanto, menambahkan, sinergi ini memberikan optimisme tinggi terhadap penyelesaian proyek secara tepat waktu.

“Dukungan personel dari PLN UID Jawa Barat mempercepat ritme kerja kami di lapangan. Kami bekerja dengan standar keamanan tinggi (K3) untuk memastikan bahwa listrik yang hadir di rumah warga nantinya tidak hanya andal, tapi juga berkelanjutan karena bersumber dari energi ramah lingkungan,” kata Iman.

Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan geliat ekonomi di Wewewa Tengah akan semakin meningkat seiring dengan tersedianya pasokan listrik yang stabil, sekaligus mendukung transformasi sistem kelistrikan NTT yang lebih hijau dan modern.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....