Kick Off ILASPP, Sekjen ATR/BPN Tekankan Kolaborasi untuk Percepat Implementasi

  • 23 Apr 2026 15:38 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang-Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, resmi membuka kegiatan Kick Off Implementation Support Mission dalam rangka Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP), yang digelar di Jakarta, Selasa, 21 April 2026. Dalam sambutannya, Dalu Agung menegaskan bahwa keberhasilan program ILASPP sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh pihak, termasuk Badan Informasi Geospasial dan Kementerian Dalam Negeri.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan. (Foto: ATR/BPN NTT)

Ia meminta setiap satuan kerja untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi guna mengatasi berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan proyek. “Kami minta partisipasi yang aktif dari setiap satker Ibu dan Bapak sekalian, terkait untuk kita berkomunikasi kita berdiskusi secara intensif agar kendala-kendala yang ada dalam pelaksanaan ILASPP ini bisa diatasi,” ujar Dalu Agung.

Kegiatan Implementation Support Mission ini berlangsung pada 20–28 April 2026 dan menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap progres proyek. Agenda tersebut mencakup identifikasi isu strategis serta penyusunan langkah percepatan implementasi, termasuk dalam aspek pengadaan, pengelolaan keuangan, dan pelaksanaan teknis di tiap komponen.

ILASPP sendiri merupakan proyek kolaboratif lintas kementerian dan lembaga yang dirancang berjalan selama periode 2025–2029, dengan dukungan pendanaan dari World Bank. Menurut Dalu Agung, sejumlah target fisik untuk tahun 2026 telah ditetapkan, namun pelaksanaannya masih memerlukan percepatan.

Ia menekankan bahwa proyek ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga akuntabilitas serta kualitasnya. “Besar harapan kami kegiatan ILASPP tidak hanya memiliki manfaat yang nyata, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat pengelolaan pertanahan, pengelolaan tata ruang yang ada di republik ini,” Kata Dalu Agung Darmawan.

Sementara itu, perwakilan World Bank sekaligus Task Team Leader ILASPP, Willem van der Muur, mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai ILASPP sebagai salah satu proyek dengan performa terbaik dalam portofolio Bank Dunia di Indonesia.

Perwakilan World Bank sekaligus Task Team Leader ILASPP, Willem van der Muur. (Foto: ATR/BPN NTT)

“Kami menyampaikan apresiasi kepada tim pelaksana serta lembaga swadaya masyarkat (LSM) yang telah berperan aktif dalam proses ini,” ujar Willem.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi dan mendorong adanya diskusi terbuka untuk mencari solusi yang efektif. Menurutnya, percepatan penyelesaian program penting untuk menjaga momentum anggaran dan implementasi secara keseluruhan.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan kementerian/lembaga, antara lain Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Virgo Eresta Jaya, Plt. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama sekaligus Direktur Unit Manajemen ILASPP Andi Tenri Abeng, serta perwakilan dari Bappenas, Kementerian Keuangan, BIG, dan Kemendagri, baik secara luring maupun daring. (rsl/DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....