Buku Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Diluncurkan 14 Desember
- 26 Okt 2025 14:21 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Sempat tertunda dari target awal pada Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI, penerbitan buku penulisan ulang sejarah Indonesia kini dijadwalkan ulang. Karya penting ini direncanakan meluncur dan dapat dinikmati publik menjelang akhir tahun 2025.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memastikan kepada awak media di Jakarta pada Jumat (24/10/2025), naskah buku penulisan ulang sejarah Indonesia telah rampung sepenuhnya. Saat ini, tim penulis hanya menyisakan proses penyuntingan akhir, menjadikan tanggal peluncuran buku monumental ini ditetapkan pada 14 Desember 2025.
“Saat ini penulisan sejarah sedang dalam tahap penyuntingan oleh para editor jilid dan editor umum. Setelah itu, kami akan melakukan uji publik satu hingga dua kali. Harapannya, buku ini bisa diluncurkan pada 14 Desember mendatang, bertepatan dengan Hari Sejarah Nasional,” ungkap Fadly Zon.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon merincikan proses penyusunan buku sejarah nasional telah melalui uji publik yang intensif sejak Juli 2025. Serangkaian kegiatan ini termasuk empat diskusi publik yang diadakan di kampus-kampus utama seperti Universitas Indonesia (25 Juli), Universitas Lambung Mangkurat (28 Juli), Universitas Negeri Padang (31 Juli) dan Universitas Negeri Makassar (4 Agustus).
Hal ini merupakan bagian krusial dari upaya penerbitan buku babon tersebut. Fadli menekankan bahwa proyek pembaharuan sejarah ini bukanlah ide mendadak, melainkan tindak lanjut dari pertemuan dengan Masyarakat Sejarawan Indonesia di Bandung pada tahun 2024 untuk memecah kebuntuan narasi sejarah yang telah stagnan selama 26 tahun.
Fadli Zon menambahkan, pihaknya sempat menargetkan rilis pada Agustus, bertepatan dengan HUT ke-80 RI, seandainya proses penulisan bisa lebih cepat rampung. Karya kolosal berjudul Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global ini dikerjakan oleh tim masif yang terdiri dari 112 penulis dari 34 perguruan tinggi dan delapan lembaga nonakademik.
Di balik layar penyusunan Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global, terdapat tiga nama profesor ahli dari universitas terkemuka yaitu Prof. Dr. Susanto Zuhdi (UI), Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono (Undip), dan Prof. Jajat Burhanudin (UIN Jakarta).
Tim penulis ini memiliki latar belakang disiplin ilmu yang sangat beragam (mulai dari arkeologi, sejarah, hingga ilmu sosial-humaniora) serta memperhatikan aspek keterwakilan wilayah dan keseimbangan gender. Secara keseluruhan, buku ini akan diterbitkan dalam 10 jilid tebal, dengan estimasi 550 halaman di setiap jilidnya. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....