Masyarakat Sumba Barat Diminta Pasok Bahan Baku MBG

  • 11 Feb 2026 10:11 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Loli Weekarou membuka peluang ekonomi besar bagi masyarakat lokal di Kabupaten Sumba Barat. Namun, saat ini ketersediaan bahan baku lokal masih menjadi tantangan utama karena belum mampu mencukupi kebutuhan ribuan porsi makanan yang diproduksi setiap harinya.

Kepala SPPG Sumba Loli Weekarou, Julius Dona Karyam, mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen bahan baku utama seperti buah-buahan masih harus didatangkan dari luar pulau Sumba. Hal ini sangat disayangkan mengingat anggaran negara yang dialokasikan seharusnya bisa terserap langsung oleh para petani dan peternak di wilayah Sumba Barat sendiri.

Dalam kurun waktu dua minggu, anggaran yang dikelola untuk satu unit dapur SPPG mencapai kisaran Rp500 juta hingga Rp600 juta tergantung pada jumlah penerima manfaat. Nilai transaksi yang besar ini mencakup pembelian rutin daging sapi, ayam, ikan, telur, sayuran, hingga buah-buahan berkualitas tinggi untuk konsumsi anak sekolah.

Pihak pengelola menekankan bahwa mereka sangat memprioritaskan hasil bumi lokal selama produk tersebut memenuhi standar kualitas dan kesegaran yang telah ditetapkan oleh pusat. Masyarakat diajak untuk mulai menanam komoditas seperti pepaya, pisang, semangka, dan melon karena pasar untuk produk tersebut sudah pasti tersedia di dapur MBG.

Pemerintah daerah melalui instansi terkait diharapkan dapat memberikan pendampingan bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan lokal. Dengan kolaborasi yang baik, program MBG tidak hanya menyehatkan generasi muda tetapi juga mampu menjadi motor penggerak utama roda perekonomian masyarakat Sumba Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....