Dari Hobi Jadi Cuan, Fony Terru Kembangkan Stik Ayam dan Donat Umami
- 23 Agt 2026 21:45 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Berawal dari hobi memasak dan membuat kue sejak 2006, Fony Terru kini serius mengembangkan usaha kuliner Steak Ayam dan Donat Umami di Kota Kupang. Setelah sebelumnya menjalankan usaha sebagai pekerjaan sampingan, Fony mulai fokus penuh pada bisnis kuliner tersebut setelah mengundurkan diri dari pekerjaan pada 2025.
Kepada RRI dalam wawancara pada Jumat, 21 Agustus 2026, mengandalkan kreativitas dan keberanian bereksperimen, Fony menghadirkan berbagai pilihan menu yang menyasar anak sekolah hingga mahasiswa, terutama mahasiswa pendatang yang tinggal di kos-kosan. Ia mengaku sejak awal ingin membuat produk yang bisa dinikmati banyak kalangan dengan harga yang tetap terjangkau.
Donat Umami kini memiliki sejumlah varian, di antaranya topping gula, susu, cream cheese brulee, pistachio, cokelat kacang, hingga tiramisu brulee yang menjadi salah satu menu terbaru. Menariknya, varian cream cheese brulee dan tiramisu brulee menggunakan teknik torch yang memberikan karakter berbeda pada donat, sementara beberapa bahan seperti kunafa juga dibuat sendiri.
Dari berbagai varian tersebut, pistachio dan tiramisu brulee menjadi menu yang paling banyak diminati pelanggan. Fony menjelaskan tiramisu brulee lahir dari proses eksperimen setelah mendapat inspirasi dari teman, kemudian diuji dengan berbagai topping hingga menemukan kombinasi yang paling sesuai.
“Yang best sellernya ini tiramisu brulee. Tiramisu brulee itu pun ngide sendiri,” ujar Fony, yang terus melakukan eksperimen untuk menemukan rasa yang disukai pelanggan. Ia bahkan mengaku pernah mengalami kegagalan saat mencoba membuat donat dalam jumlah besar, namun pengalaman tersebut justru menjadi bagian dari proses belajar mengembangkan produknya.
Inovasi menjadi kunci utama keberhasilan Fony dalam mempertahankan minat para pelanggan setia maupun calon pembeli baru. Usaha yang menyasar anak muda ini tidak hanya menawarkan varian klasik, tetapi juga berani berkreasi dengan menu-menu unik seperti donat mochi dan varian donat siram panggang yang belum pernah ada sebelumnya di Kupang.
Untuk menjaga keberlangsungan usaha, Fony menekankan pentingnya konsistensi, pelayanan yang ramah, serta kemampuan memberikan pengalaman positif kepada pelanggan. “Intinya konsisten aja, itu kunci utama,” katanya, seraya menambahkan bahwa pelaku UMKM juga perlu menjaga keramahan dan sesekali memberikan promo atau diskon kepada pelanggan.
Ke depan, Fony berencana menambah sejumlah menu yang sudah masuk dalam daftar pengembangan dan memperluas keberadaan usahanya melalui kolaborasi dengan teman, tanpa meninggalkan produksi dari rumah. “Bertahan saja intinya, maksudnya usahanya berjalan lancar aja,” ungkapnya, sementara kepada masyarakat ia juga mengajak untuk terus mendukung dan membeli produk dari pelaku usaha lokal. (AK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....