Kisah Inspiratif Owner Pentol Bakar Oebufu: Dari Matras Silat hingga Wirausaha

  • 10 Jul 2026 17:25 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kegigihan seorang atlet ternyata mampu melahirkan kisah sukses di dunia usaha. Hal itu dibuktikan oleh La Ode Akbar Mulia Ramadan, pemilik Pentol Bakar Oebufu, yang berhasil membangun usaha kuliner di Kota Kupang sejak akhir Januari 2026 hingga dikenal luas dan ramai dikunjungi pelanggan, terutama kalangan anak muda.

Dalam wawancara bersama RRI pada Rabu,8 Juli 2026, Akbar mengaku ide membangun usaha muncul setelah melihat peluang bisnis melalui media sosial, kemudian mempelajari berbagai resep hingga melakukan berkali-kali uji coba sebelum berani menjual produknya. "Awalnya saya mencari ide bisnis di TikTok, melihat peluang yang belum banyak di Kupang, lalu mencoba resep sendiri lewat proses trial and error. Setelah berhasil, saya langsung mulai berjualan," ujarnya.

Perjalanan usaha tersebut tidak selalu berjalan mulus karena pada hari-hari pertama pembeli hanya berasal dari teman-temannya sendiri. Namun, ia tidak menyerah dan justru memanfaatkan siaran langsung di TikTok sebagai strategi pemasaran hingga kini pesanan terus berdatangan melalui WhatsApp maupun pelanggan yang datang langsung ke lokasi usaha.

Bagi Akbar, rasa malu tidak boleh menjadi penghalang untuk memulai usaha, terutama bagi anak muda. "Sekarang semua orang butuh kemampuan marketing dan jualan. Artis saja bisa live untuk berjualan, jadi buat apa kita malu mencari rezeki yang halal," katanya.

Di balik kesibukan mengelola usaha, Akbar juga dikenal sebagai atlet pencak silat yang merantau dari Surabaya ke Kupang pada 2019 untuk menempuh pendidikan di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Flobamorata. Cita-citanya menjadi atlet berhasil terwujud hingga akhirnya ia memutuskan menetap di Kupang, melanjutkan pendidikan di Universitas Nusa Cendana, sekaligus mengembangkan impian menjadi seorang pengusaha.

Jiwa kompetitif sebagai seorang atlet bela diri tampaknya turut membentuk mentalitas Akbar dalam menghadapi kerasnya dunia perdagangan. Demi menjaga keberlangsungan usaha, ia menerapkan prinsip pantang menyerah yang ekstrem dalam jadwal operasional lapaknya di samping Hotel Papa Jones tersebut.

Komitmen luar biasa ini tercermin dari konsistensinya untuk tetap berjualan setiap malam tanpa mengenal kata libur demi melayani pelanggan. "Katong punya satu prinsip untuk jualan nih, jadi teman-teman katong buka setiap hari kecuali hari kiamat," tegas Akbar dengan nada penuh kelakar namun serius.

Melalui keberaniannya banting setir ke dunia kuliner, Akbar berharap bisa menularkan energi positif dan memotivasi generasi muda di Kota Kupang agar tidak gengsi dalam berkarya. Ia menekankan pentingnya mengambil tindakan nyata sekarang juga daripada hanya berandai-andai di masa depan.

"Banyak UMKM bukan tutup karena tidak ada pembeli, tetapi karena salah mengelola keuangan. Selama kita bertahan dan terus memperbaiki sistem, pasti akan ada kesempatan untuk berkembang lebih besar," ungkapnya.

Kini Pentol Bakar Oebufu terus berkembang dengan tambahan fasilitas jualan, target ekspansi usaha, hingga rencana menghadirkan produk baru. Akbar berharap kisah perjuangannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk berani memulai usaha tanpa rasa gengsi.

"Kalau masih ragu atau malu, mulailah dari hari ini. Jangan sampai nanti hanya bisa berkata 'coba waktu itu'. Anak muda harus menjadi orang yang bergerak, bukan hanya berkomentar," tutupnya. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....