Sweet Sisi Cake, Memikat Hati Konsumen lewat Rasa dan Konten Kreatatif
- 06 Jul 2026 08:20 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID. Kupang - Perjalanan membangun usaha tidak selalu dimulai dari sebuah rencana besar. Bagi Sharisma Dirantih Sutio, pemilik usaha Sweet Sisi Cake, langkah tersebut justru berawal dari keinginan sederhana membuat kue ulang tahun untuk anak-anaknya hingga akhirnya berkembang menjadi bisnis bakery yang kini semakin dikenal masyarakat Kota Kupang.
Dalam wawancara bersama RRI Kupang pada Sabtu, 4 Juni 2026, Sharisma menceritkan nama usahanya, Sweet Sisi Cake sendiri membawa makna mendalam dan bentuk penghormatan bagi sosok yang pertama kali mengenalkannya pada dunia baking. "Sweet ini kan manis seperti kue dan Sisi ini saya ambil dari kata sister yang artinya kue yang manis dari saudara perempuan," kata Risma seraya mengekspresikan rasa terima kasihnya.
Risma menjelaskan bahwa formula kue miliknya didapatkan dari sang kakak perempuan yang andal membuat kue namun belum berani untuk berjualan. Sweet Sisi Cake resmi dirintis pada Oktober 2023 saat Risma masih tinggal di Alor.
Setelah memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaannya di sektor perbankan untuk mengikuti suami ke Kupang, ia memilih melanjutkan usaha yang telah dirintis dengan penuh keyakinan. "Saya memutuskan resign karena ingin bersama suami, tetapi saya juga berpikir harus tetap produktif. Akhirnya saya memilih membangun bisnis kue yang ternyata menjadi passion saya," ungkap Risma.
Keberhasilan Sweet Sisi Cake dalam membangun kepercayaan konsumen terbukti dari loyalitas pelanggan yang terus bertahan sejak awal kedatangannya di Kupang hingga tahun 2026 ini. Bahkan, ia juga telah sukses menyelesaikan tantangan besar pertamanya dalam membuat Italian wedding cake tanpa hambatan berarti.
"Saya senang di saat buat kue orang dan jadi cantik itu memang suatu kebahagiaan tersendiri buat saya, apalagi sampai saat ini memang saya jujur belum pernah menerima masukan yang kurang baik," tuturnya gembira.
Di balik kelezatan kuenya, Risma juga bertindak sebagai kreator konten tunggal yang memanfaatkan media sosial sebagai ujung tombak pemasaran digitalnya. Berkat salah satu videonya yang sempat viral di TikTok, personal branding Sweet Sisi Cake semakin menguat meskipun lokasi tokonya berada di pinggiran kota.
"Persaingan sekarang itu bukan soal enak saja, tapi siapa yang paling sering muncul di kepala customer. Konsumen itu biasanya tidak langsung beli saat pertama kali lihat, mereka mulai beli saat sudah merasa familiar dan percaya," urai ibu tiga anak tersebut.
Baginya, kepercayaan pelanggan merupakan aset paling berharga dalam menjalankan usaha. Bahkan, banyak pelanggan yang baru pertama kali memesan langsung memberikan kebebasan kepadanya untuk menentukan desain kue karena telah percaya pada hasil karyanya.
Kepercayaan tersebut juga dibangun melalui komunikasi yang hangat dan tulus kepada setiap pelanggan. Risma mengaku selalu memperlakukan konsumennya layaknya teman serta tidak pernah lupa mengucapkan terima kasih dan mendoakan rezeki mereka agar semakin lancar.
Dalam menghadapi dinamika permintaan konsumen yang beragam, Risma selalu mengedepankan komunikasi yang positif dan memperlakukan setiap pembeli layaknya seorang sahabat. Baginya, ketenangan dan ketulusan dalam melayani adalah kunci utama agar energi positif tersebut dapat tersampaikan langsung kepada para pelanggan.
“Saya selalu anggap mereka itu teman karena memang banyak sekali customer sekarang yang sudah menjadi teman yang awalnya tidak kenal, selalu saya ucapkan terima kasih dan doakan agar rezeki mereka selalu lancar," tambahnya.
Kini, Sweet Sisi Cake terus berkembang dengan harapan dapat dikenal lebih luas hingga seluruh Nusa Tenggara Timur. Bagi Risma, kesuksesan usaha bukan sekadar soal penjualan, melainkan bagaimana menjaga kepercayaan yang lahir dari kualitas, pelayanan, dan ketulusan kepada setiap pelanggan.
Menutup perbincangan, Risma membagikan pesan motivasi bagi para pelaku usaha baru agar selalu memulai bisnis dari hal-hal yang benar-benar dicintai agar mampu bertahan melewati berbagai rintangan. "Mulailah dulu dengan yang kita sukai agar mau ada tantangan atau halangan di depan bisa kita maju terus. Mau sepi atau ramai, tetap maju aja terus karena Tuhan sudah kasih kita rezeki," tutupnya optimis. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....