Menelusuri Sejarah Udon, Mie Tradisional Jepang
- 08 Apr 2026 12:46 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Udon dikenal sebagai salah satu mie tradisional Jepang yang memiliki ciri khas tekstur tebal, kenyal, dan lembut. Di balik kepopulerannya saat ini, udon menyimpan sejarah panjang yang berakar dari perkembangan budaya kuliner Jepang sejak ratusan tahun lalu.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa udon mulai dikenal di Jepang sejak periode Nara hingga Heian (sekitar abad ke-8 hingga ke-12). Pada masa itu, teknik pengolahan gandum mulai diperkenalkan ke Jepang melalui pengaruh budaya Tiongkok. Awalnya, makanan berbahan dasar tepung gandum diolah dalam berbagai bentuk sebelum akhirnya berkembang menjadi mie seperti yang dikenal saat ini.
Dikutip dari Japan National Tourism Organization, Udon dipercaya berkembang pesat di wilayah Sanuki, yang kini dikenal sebagai Prefektur Kagawa. Daerah tersebut bahkan dijuluki sebagai “kampung halaman udon” karena tradisi pembuatan mie ini yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Dalam perkembangannya, udon tidak hanya menjadi makanan sehari-hari, tetapi juga bagian dari budaya kuliner Jepang. Setiap daerah di Jepang memiliki variasi udon yang berbeda, baik dari segi kuah, topping, maupun cara penyajiannya. Ada udon yang disajikan dengan kuah hangat berbasis kaldu, ada pula yang dinikmati dingin dengan saus celup.
Selain itu, udon juga dikenal sebagai makanan yang sederhana namun mengenyangkan, sehingga populer di berbagai kalangan masyarakat. Proses pembuatannya yang relatif sederhana—menggunakan tepung gandum, air, dan garam—menjadi salah satu alasan mengapa udon dapat bertahan dan berkembang hingga saat ini.
Seiring globalisasi, udon kini tidak hanya dinikmati di Jepang, tetapi juga telah menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Kehadirannya di berbagai kota menunjukkan bagaimana kuliner tradisional dapat beradaptasi dengan selera lokal tanpa kehilangan identitas aslinya.
Dikutip dari Encyclopaedia Britannica, udon merupakan salah satu dari tiga jenis mie utama dalam kuliner Jepang, bersama dengan soba dan ramen, yang masing-masing memiliki karakteristik dan sejarah tersendiri.
Keberadaan udon hingga kini menjadi bukti bahwa warisan kuliner tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang mengikuti zaman. Dari hidangan sederhana di masa lalu, udon telah menjelma menjadi salah satu ikon kuliner Jepang yang dikenal di seluruh dunia. (TT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....