Jenis Ikan yang Selalu ada saat Imlek
- 18 Feb 2026 06:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Rote - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan berbagai hidangan istimewa yang sarat makna simbolis. Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, makanan bukan sekadar santapan, melainkan juga doa dan harapan untuk tahun yang lebih baik. Salah satu hidangan yang hampir selalu hadir di meja makan saat Imlek adalah ikan. Kehadiran ikan melambangkan kelimpahan, rezeki, dan kemakmuran sepanjang tahun.
Jenis ikan yang paling umum disajikan saat Imlek adalah ikan bandeng. Bandeng sering dipilih karena ukurannya yang besar dan dagingnya yang tebal, melambangkan kelimpahan rezeki. Di beberapa daerah di Indonesia, bandeng biasanya diolah menjadi bandeng presto, bandeng bakar, atau dimasak kuah asam manis untuk menambah cita rasa khas perayaan.
Selain bandeng, ikan kakap juga menjadi pilihan favorit. Kakap memiliki tekstur daging yang lembut dan rasa yang gurih sehingga cocok diolah menjadi berbagai hidangan, seperti kakap kukus dengan saus jahe dan bawang putih. Cara memasak dengan dikukus dipercaya menjaga keutuhan bentuk ikan, yang melambangkan rezeki yang utuh dan tidak terputus.
Ikan kerapu pun kerap hadir dalam jamuan Imlek, terutama pada acara makan bersama keluarga besar. Kerapu dikenal sebagai ikan yang bernilai cukup tinggi, sehingga penyajiannya mencerminkan doa akan peningkatan kesejahteraan. Biasanya ikan ini dimasak dengan cara dikukus menggunakan saus kecap asin dan taburan daun bawang agar rasa alaminya tetap terjaga.
Di beberapa komunitas Tionghoa, ikan nila juga menjadi alternatif yang populer. Selain harganya lebih terjangkau, nila mudah diolah dan memiliki rasa yang lezat. Nila goreng saus asam manis atau nila kukus sering menjadi menu andalan yang disukai berbagai kalangan usia dalam keluarga.
Tidak hanya jenis ikan laut, ikan air tawar seperti gurame juga sering disajikan saat Imlek. Gurame memiliki tekstur daging yang tebal dan cocok dimasak dengan bumbu khas oriental. Penyajian ikan secara utuh, lengkap dengan kepala dan ekornya, dipercaya melambangkan awal dan akhir tahun yang penuh keberuntungan.
Secara keseluruhan, jenis ikan yang disajikan saat Imlek dapat berbeda-beda tergantung daerah dan selera keluarga. Namun, makna simbolis di baliknya tetap sama, yakni harapan akan kelimpahan dan kesejahteraan. Melalui sajian ikan di meja makan, keluarga tidak hanya menikmati hidangan lezat, tetapi juga merayakan nilai tradisi dan kebersamaan yang diwariskan turun-temurun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....