Cukur Tak Bikin Rambut Lebih Tebal

  • 06 Okt 2026 07:14 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Anggapan bahwa mencukur rambut secara rutin dapat membuat rambut tumbuh lebih tebal masih banyak dipercaya masyarakat. Padahal, anggapan tersebut merupakan mitos karena mencukur tidak mengubah struktur maupun ketebalan rambut yang tumbuh.

Menurut Mayo Clinic, mencukur rambut hanya memotong batang rambut di dekat permukaan kulit dan tidak memengaruhi folikel rambut. Folikel merupakan bagian yang berperan dalam pertumbuhan rambut sehingga aktivitas mencukur tidak membuat rambut menjadi lebih banyak, tebal, atau tumbuh lebih cepat.

Rambut yang baru tumbuh setelah dicukur memang terkadang terlihat lebih tebal dan terasa lebih kasar. Kondisi tersebut terjadi karena ujung rambut yang sebelumnya meruncing terpotong rata sehingga tampak lebih gelap dan tebal untuk sementara waktu.

Ketebalan, warna, serta kecepatan pertumbuhan rambut lebih banyak dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormon. Karena itu, frekuensi mencukur bukan faktor yang menentukan apakah rambut seseorang akan tumbuh lebih tebal atau lebat.

Mencukur tetap dapat dilakukan untuk menjaga penampilan dan kerapian, tetapi teknik yang tepat perlu diperhatikan. Kulit sebaiknya dibasahi terlebih dahulu, kemudian menggunakan krim atau produk pelembap saat mencukur agar risiko iritasi dapat diminimalkan.

Selain itu, mencukur searah dengan pertumbuhan rambut dapat membantu mengurangi risiko munculnya iritasi maupun rambut yang tumbuh ke dalam. Kebiasaan menjaga kebersihan alat cukur juga penting agar proses mencukur tetap aman bagi kulit.

Dengan demikian, anggapan bahwa semakin sering mencukur maka rambut akan tumbuh semakin tebal tidak memiliki dasar medis. Memahami fakta tentang pertumbuhan rambut dapat membantu masyarakat memilih cara perawatan yang tepat tanpa perlu khawatir mencukur akan mengubah ketebalan rambut. (RD)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....