Rutan SoE Gelar CKG dan Skrining TBC, 220 Peserta Jalani Pemeriksaan
- 02 Okt 2026 10:01 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Upaya menjaga kesehatan di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Puskesmas Kota SoE, Rutan SoE menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC), Rabu, 30 September 2026.
Bertempat di Emper Gereja Musafir Rutan SoE, kegiatan tersebut diikuti 220 peserta, terdiri atas 60 petugas dan 160 Warga Binaan. Sebanyak 35 tenaga kesehatan turut dikerahkan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan secara menyeluruh.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda pemeriksaan kesehatan rutin. Lebih dari itu, CKG dan skrining TBC menjadi langkah deteksi dini untuk mengetahui kondisi kesehatan petugas maupun Warga Binaan, sekaligus memastikan setiap temuan medis dapat segera ditindaklanjuti.
Kepala Rutan Kelas IIB SoE, Muhamad Nurzaman, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan dan proses pembinaan Warga Binaan.
“Melalui kegiatan CKG dan skrining TBC ini, kita ingin memastikan kondisi kesehatan petugas dan Warga Binaan dapat diketahui sejak dini. Kami berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten TTS dan Puskesmas Kota SoE yang telah mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di Rutan SoE,” ujar Nurzaman.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan untuk menciptakan lingkungan Rutan yang sehat. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara dini, kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menjalani berbagai tahapan pemeriksaan, mulai dari asesmen skrining awal, pemeriksaan tanda-tanda vital dan riwayat kesehatan, pengukuran tinggi serta berat badan, hingga pemeriksaan tekanan darah. Pemeriksaan juga mencakup kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Khusus untuk mendukung skrining TBC, peserta menjalani pemeriksaan rontgen dada menggunakan rontgen thorax. Tak berhenti di sana, layanan kesehatan juga dilengkapi dengan triple elimination, yakni pemeriksaan HIV, sifilis, dan Hepatitis.
Peserta yang membutuhkan penanganan mendapatkan obat-obatan serta edukasi kesehatan dari tenaga medis. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya 3 peserta terduga sifilis dan 8 peserta terduga Hepatitis.

Temuan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dokter, pemberian terapi, maupun penanganan medis sesuai kondisi masing-masing peserta. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Nahad S. E. Baunsele, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat upaya deteksi dini dan penanganan masalah kesehatan, khususnya di lingkungan Rutan.
“Pemeriksaan seperti ini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak awal. Apabila ditemukan hasil yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, akan dilakukan tindak lanjut melalui pemeriksaan dokter, pemberian terapi, maupun penanganan sesuai dengan kondisi masing-masing,” ungkap Nahad.
Bagi Warga Binaan, kesempatan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara langsung menjadi hal yang sangat berarti. Salah seorang Warga Binaan berinisial DB mengapresiasi pelayanan yang diberikan.
“Kami berterima kasih karena bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Dengan adanya kegiatan ini, kami bisa mengetahui kondisi kesehatan dan mendapat arahan untuk menjaga kesehatan selama berada di Rutan,” ujar DB.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten TTS serta Kepala Puskesmas Kota SoE. Kolaborasi antara Rutan SoE, Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dan Puskesmas Kota SoE ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan.
Pemeriksaan tidak hanya diarahkan pada penemuan kasus, tetapi juga pada pemberian edukasi dan tindak lanjut medis bagi mereka yang membutuhkan.

Melalui kegiatan CKG dan skrining TBC ini, Rutan SoE menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang terintegrasi bagi petugas dan Warga Binaan. Dengan kesehatan yang terpantau, proses pembinaan diharapkan dapat berjalan dalam lingkungan Rutan yang sehat, aman, dan kondusif. (rls/DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....