Mengenal Asam Urat dan Cara Mencegah Kekambuhannya

  • 20 Agt 2026 22:31 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba: Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup sering dialami masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi sehingga dapat membentuk kristal di persendian. Penumpukan kristal tersebut dapat menimbulkan peradangan yang menyebabkan nyeri, bengkak, kemerahan, dan rasa panas, terutama pada persendian seperti ibu jari kaki, pergelangan kaki, lutut, atau jari tangan.

Gejala serangan asam urat biasanya muncul secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan rasa nyeri yang cukup berat. Persendian yang terkena dapat terasa sangat sensitif, bahkan sentuhan ringan atau tekanan dari pakaian dan selimut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Serangan dapat berlangsung selama beberapa hari hingga lebih lama jika tidak ditangani dengan baik. Karena gejalanya dapat menyerupai gangguan persendian lainnya, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan. Purin dapat ditemukan dalam beberapa jenis makanan, seperti jeroan, daging merah, dan makanan laut tertentu.

Minuman beralkohol serta minuman yang mengandung gula tinggi, terutama fruktosa, juga dapat meningkatkan risiko serangan pada sebagian orang. Namun, pola makan bukan satu-satunya faktor karena fungsi ginjal, berat badan, faktor genetik, dan kondisi kesehatan tertentu juga dapat berperan.

Untuk membantu mencegah kekambuhan, masyarakat dianjurkan menerapkan pola makan seimbang dan membatasi makanan yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat. Perbanyak konsumsi sayuran, buah dalam porsi yang sesuai, serta sumber protein yang lebih rendah purin.

Selain itu, menjaga berat badan tetap sehat dan menghindari penurunan berat badan secara ekstrem juga penting. Setiap orang dapat memiliki pemicu yang berbeda sehingga mengenali makanan atau kebiasaan yang memicu serangan sangat bermanfaat.

Kecukupan cairan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan, termasuk membantu ginjal membuang asam urat melalui urine. Minumlah air secara teratur sesuai kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan.

Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin juga dapat membantu menjaga berat badan dan kesehatan secara keseluruhan. Bagi penderita asam urat yang memiliki penyakit ginjal, jantung, atau kondisi lain yang memerlukan pembatasan cairan, jumlah asupan sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Asam urat dapat dikendalikan dengan perubahan gaya hidup dan penanganan yang tepat. Jika serangan terjadi berulang, nyeri semakin berat, atau terdapat pembengkakan pada persendian, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Jangan menghentikan atau mengubah obat penurun asam urat tanpa arahan tenaga kesehatan. Dengan menjaga pola makan, aktif bergerak, mencukupi kebutuhan cairan, mempertahankan berat badan sehat, dan melakukan pemeriksaan secara berkala, risiko kekambuhan dapat diminimalkan sehingga kualitas hidup tetap terjaga.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....