Jangan Langsung Panik, Bercak Putih di Kulit Belum Tentu Panu
- 04 Agt 2026 08:45 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Munculnya bercak putih pada kulit sering membuat banyak orang langsung menduga dirinya terkena panu sejak awal. Padahal, perubahan warna kulit menjadi lebih terang dapat disebabkan gangguan pigmentasi, peradangan, maupun penyakit autoimun tertentu.
Bercak putih nonjamur umumnya tidak selalu terasa gatal dan sering memiliki permukaan kulit lebih halus dibandingkan panu. Ukuran bercak dapat berbeda-beda dan muncul pada wajah, leher, lengan, dada, punggung, maupun kaki setiap waktu.
Salah satu penyebab tersering adalah pitiriasis alba yang banyak ditemukan pada anak-anak dan remaja dengan kulit kering. Kondisi ini biasanya tidak menular dan sering membaik setelah penggunaan pelembap secara rutin sesuai anjuran dokter.
Vitiligo juga dapat menimbulkan bercak putih bersih dengan batas jelas akibat kerusakan sel penghasil pigmen kulit tubuh. Pada beberapa kasus, rambut di area tersebut ikut memutih dan memerlukan penanganan medis jangka panjang khusus.
Hipopigmentasi pasca peradangan sering muncul setelah luka, gigitan serangga, eksim, atau iritasi kulit ringan sebelumnya terjadi. Warna kulit biasanya kembali perlahan dalam beberapa bulan meskipun proses pemulihan setiap orang dapat berbeda waktunya.
Berbeda dengan kondisi tersebut, panu disebabkan pertumbuhan jamur Malassezia dan sering menimbulkan sisik halus pada permukaan kulit. Panu juga kerap terasa gatal terutama ketika berkeringat dan lebih sering muncul pada dada, punggung, serta leher.
Untuk menjaga kesehatan kulit, gunakan pelembap secara rutin dan tabir surya setiap hari agar warna kulit tetap merata. Segera konsultasikan kepada dokter kulit apabila bercak putih cepat meluas, menimbulkan keluhan, atau tidak membaik berminggu-minggu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....