Self-Care Kian Penting, namun Dukungan Sistem Medis Tetap Diperlukan
- 28 Jul 2026 06:54 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Kesadaran masyarakat untuk menerapkan self-care atau perawatan diri terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari menjaga pola makan, berolahraga secara rutin, mengelola stres, hingga memastikan waktu istirahat yang cukup kini menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa self-care tidak dapat menggantikan peran layanan kesehatan dan tenaga medis dalam menjaga kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), self-care merupakan kemampuan individu, keluarga, dan komunitas untuk menjaga kesehatan, mencegah penyakit, serta mengatasi masalah kesehatan dengan atau tanpa dukungan tenaga kesehatan. Praktik ini dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kesehatannya sejak dini.
Namun demikian, self-care memiliki batasan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala, diagnosis penyakit, pemberian obat, hingga penanganan kondisi medis yang serius tetap memerlukan keterlibatan dokter dan tenaga kesehatan profesional. Mengandalkan informasi kesehatan yang belum terverifikasi atau melakukan pengobatan sendiri tanpa konsultasi medis justru dapat meningkatkan risiko keterlambatan diagnosis dan memperburuk kondisi penyakit.
Para pakar kesehatan menilai pendekatan yang paling efektif adalah mengintegrasikan self-care dengan sistem layanan kesehatan yang kuat. Edukasi kesehatan yang mudah diakses, layanan kesehatan primer yang berkualitas, serta pemanfaatan teknologi seperti telemedisin dapat membantu masyarakat memperoleh informasi dan pelayanan yang tepat ketika dibutuhkan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih bijak terkait kesehatannya.
Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya hidup sehat, masyarakat diimbau menjadikan self-care sebagai langkah awal dalam menjaga kebugaran, bukan sebagai pengganti pemeriksaan medis. Kombinasi antara gaya hidup sehat, deteksi dini, serta dukungan tenaga kesehatan diyakini menjadi kunci untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menekan risiko penyakit di masa depan. (RN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....