Mana yang Lebih Akurat: Tensimeter Digital atau Manual?

  • 27 Jun 2026 12:38 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Memantau tekanan darah secara rutin menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan, terutama bagi penderita hipertensi. Di pasaran, terdapat dua jenis alat pengukur tekanan darah yang paling umum digunakan, yakni tensimeter digital dan tensimeter manual.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Tensimeter manual selama ini dianggap sebagai standar yang memiliki tingkat akurasi tinggi apabila digunakan oleh tenaga kesehatan yang telah terlatih.

Alat ini menggunakan stetoskop untuk mendengarkan suara aliran darah sehingga hasil pengukurannya sangat bergantung pada keterampilan pengguna. Oleh karena itu, tensimeter manual lebih banyak digunakan di rumah sakit, klinik, maupun fasilitas pelayanan kesehatan.

Sementara itu, tensimeter digital menawarkan kemudahan penggunaan karena proses pengukurannya dilakukan secara otomatis. Pengguna hanya perlu memasang manset pada lengan dan menekan tombol mulai.

Alat ini sangat praktis untuk digunakan di rumah, terutama bagi lansia atau masyarakat yang ingin memantau tekanan darah secara mandiri tanpa memerlukan keahlian khusus. Meski demikian, akurasi tensimeter digital dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti posisi tubuh yang tidak tepat, ukuran manset yang tidak sesuai, baterai yang lemah, atau alat yang belum dikalibrasi secara berkala.

Jika digunakan sesuai petunjuk dan berasal dari merek yang telah tervalidasi secara klinis, hasil pengukuran tensimeter digital umumnya cukup akurat untuk pemantauan tekanan darah sehari-hari. Secara keseluruhan, tensimeter manual lebih unggul dari sisi akurasi jika dioperasikan oleh tenaga yang berpengalaman, sedangkan tensimeter digital menjadi pilihan terbaik untuk penggunaan di rumah karena lebih praktis dan mudah digunakan.

Apa pun jenis alat yang dipilih, pengguna disarankan melakukan pengukuran dengan prosedur yang benar dan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila hasil tekanan darah menunjukkan angka yang tidak normal secara berulang. (RN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....