Abdimas Poltekkes Kemenkes Kupang Libatkan Suami Cegah Stunting
- 25 Jun 2026 14:04 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Tim dosen Poltekkes Kemenkes Kupang melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) mandiri di Puskesmas Niki-Niki, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Jumat, 12 Juni 2026 lalu. Kegiatan tersebut berfokus pada upaya pencegahan stunting melalui edukasi kesehatan ibu dan anak serta penguatan peran suami dalam mendampingi ibu hamil.
"Kepala Puskesmas Niki-Niki menyampaikan bahwa Puskesmas Niki-Niki melakukan inovasi Program Kesehatan Ibu dan Anak melalui Gerakan Suami sebagai Konselor (Gaselor) sejak tahun 2023 hingga saat ini agar suami dapat mendampingi istri selama hamil hingga melahirkan, masa nifas, bayi, baduta dan balita dalam rangka pencegahan stunting," demikian pernyataan dalam rilis kegiatan yang diterima Kamis, 25 Juni 2026.
Selain memperkenalkan program Gaselor, kegiatan juga diisi dengan promosi kesehatan mengenai pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sebagai salah satu upaya mendukung tumbuh kembang anak yang optimal sejak awal kehidupan. Para peserta mendapatkan informasi mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin.
Dalam pemaparan, Kepala Puskesmas Niki-Niki Christin Englin W. Liu. menekankan agar Ibu hamil diwajibkan memeriksakan kehamilan minimal enam kali, yakni satu kali pada trimester pertama, dua kali pada trimester kedua, dan tiga kali pada trimester ketiga. Pemeriksaan ultrasonografi (USG) juga dianjurkan dilakukan minimal dua kali oleh dokter.
"Kami melaksanakan Program Gaselor agar suami dapat berperan aktif mendampingi istri selama masa kehamilan hingga anak tumbuh menjadi balita. Dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam mencegah stunting sejak dini," kata Kepala Puskesmas Niki-Niki, Dr. Christin Englin W. Liu.
Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ini melibatkan sejumlah dosen Poltekkes Kemenkes Kupang, yakni Dr. Ina Debora Ratu Ludji sebagai ketua tim, Oklan B. T. Liunokas, Yane Leo Mangi, Fransiskus S. Onggang, dan Cecilia Martha Evita Asy. Kegiatan juga didukung oleh Bidan Koordinator Afliana J.F.I. Ngongo dan Ahli Gizi Ananda D.A.P. Benu.
Melalui kolaborasi antara akademisi dan tenaga kesehatan di puskesmas, kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendampingan suami, pemeriksaan kehamilan teratur, pemberian ASI eksklusif, serta pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan semakin meningkat guna mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting.(ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....