Mengenal Diastasis Recti, Celah Otot Perut yang Perlu Diwaspadai

  • 12 Jun 2026 17:07 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Diastasis recti merupakan kondisi ketika otot perut bagian kanan dan kiri terpisah sehingga menimbulkan celah di bagian tengah perut. Kondisi ini sering terjadi pada perempuan selama atau setelah kehamilan, meskipun juga dapat dialami oleh pria maupun bayi baru lahir.

Diastasis recti terjadi ketika jaringan ikat yang menghubungkan kedua sisi otot perut meregang akibat tekanan yang terus-menerus. Pada ibu hamil, pertumbuhan janin membuat dinding perut harus menyesuaikan diri sehingga jaringan tersebut dapat melebar dan melemah.

Akibatnya, sebagian orang mengalami perut yang tetap tampak menonjol meski berat badan sudah kembali normal setelah melahirkan. Selain memengaruhi penampilan, kondisi ini juga dapat menyebabkan nyeri punggung bawah, postur tubuh yang kurang baik, hingga kelemahan pada otot inti (core).

Menurut Mayo Clinic, diastasis recti umumnya tidak menimbulkan rasa sakit secara langsung, tetapi dapat menyebabkan kelemahan otot perut yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada wanita yang mengalami beberapa kali kehamilan, mengandung bayi berukuran besar, atau hamil di usia yang lebih tua.

Gejala yang sering muncul antara lain adanya tonjolan atau gundukan di bagian tengah perut saat duduk atau bangun dari posisi berbaring. Pada beberapa kasus, penderita juga merasakan ketidaknyamanan di area perut dan pinggang.

Meski demikian, diastasis recti dapat ditangani melalui latihan fisik yang tepat untuk memperkuat otot inti dan dasar panggul. Latihan tersebut sebaiknya dilakukan dengan pendampingan tenaga kesehatan atau fisioterapis agar tidak memperburuk kondisi. Sebaliknya, gerakan yang memberikan tekanan berlebihan pada perut, seperti sit-up atau crunch secara berlebihan, perlu dihindari jika belum mendapat rekomendasi dari ahli.

Dikutip dari Mayo Clinic, sebagian besar kasus diastasis recti pasca persalinan dapat membaik seiring waktu dengan kombinasi latihan yang tepat dan pemulihan tubuh yang optimal. Namun, pada kondisi yang lebih berat atau tidak menunjukkan perbaikan, tindakan medis hingga operasi dapat menjadi pilihan sesuai rekomendasi dokter.

Penting bagi masyarakat, khususnya ibu pasca melahirkan, untuk mengenali tanda-tanda diastasis recti sejak dini. Dengan penanganan yang tepat, kondisi ini dapat dikelola sehingga tidak mengganggu kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. (TT)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....