Pendampingan Ibu Hamil Kunci Cegah Stunting Generasi Cerdas
- 28 Mei 2026 19:11 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Dr. Ina Debora Ratu Ludji, SKp., M.Kes, dosen Poltekkes Kemenkes Kupang bidang Kepakaran KIA Kespro, menegaskan bahwa pencegahan stunting paling efektif dilakukan sejak masa kehamilan melalui pendampingan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pernyataan itu disampaikan dalam dialog di Pro1 RRI Kupang Jumat, 22 Mei 2026.
“Waktu yang paling dekat untuk cegah stunting menuju generasi cerdas adalah pada waktu ibu hamil. Pada masa itu, pendampingan selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan merupakan golden period karena perkembangan otak anak mencapai 80 persen,” ujar Dr. Ina Debora Ratu Ludji.
Ia menjelaskan bahwa investasi kesehatan sejak kehamilan sangat menentukan kualitas generasi masa depan. Menurutnya, perhatian terhadap gizi seimbang selama kehamilan, proses persalinan, pemberian ASI sejak lahir, hingga pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Selain itu, Dr. Ina menyebutkan bahwa pemberian ASI eksklusif hingga enam bulan dan dilanjutkan sampai usia dua tahun menjadi langkah penting dalam mencegah stunting. Evaluasi pertumbuhan anak pada usia dua tahun juga dinilai penting agar pencegahan dapat terus dilakukan hingga usia lima tahun apabila masih ditemukan tanda-tanda stunting.
“Apabila dievaluasi pada usia dua tahun masih ada stunting, maka masih ada waktu untuk melakukan pencegahan sampai usia lima tahun. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi cerdas menuju Indonesia Emas,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan gizi seimbang bagi remaja sebagai upaya memutus rantai stunting. Remaja, menurutnya, perlu dibekali pemahaman tentang pola makan sehat dan persiapan kesehatan sebelum memasuki masa kehamilan di masa mendatang.
Dr. Ina menjelaskan bahwa pola makan seimbang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam satu porsi makan, sebagian besar isi piring sebaiknya terdiri atas sayur, makanan pokok, serta dilengkapi buah-buahan agar kebutuhan gizi tubuh terpenuhi secara optimal.
Melalui edukasi berkelanjutan kepada ibu hamil dan remaja, ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.(ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....