Narkotika dan Risiko Ekstrem tanpa Rehabilitasi Dini

  • 29 Apr 2026 17:47 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao — Penyalahgunaan narkotika membawa konsekuensi serius jika tidak ditangani sejak dini. Tanpa rehabilitasi, risiko yang dihadapi penyalahguna dapat berujung pada kondisi ekstrem.

Hal ini disampaikan dalam “Obrolan Sanksi” Pro 1 RRI Rote, Rabu, 15 April 2026. Narasumber Muhammad Nur Ikhsan, S.Psi., konselor adiksi dari BNN Kabupaten Rote Ndao, menegaskan pentingnya penanganan segera.

Ia menyebut, penyalahguna narkotika pada dasarnya dihadapkan pada empat pilihan. Pilihan tersebut adalah penjara, rumah sakit jiwa, kematian, atau pulih melalui rehabilitasi.

“Pilihan terbaik adalah pulih melalui rehabilitasi,” ujarnya. Ia menekankan bahwa tanpa intervensi, risiko terburuk sangat mungkin terjadi.

Menurutnya, adiksi tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik. Dampaknya juga mencakup kondisi mental dan perilaku yang semakin memburuk.

Ia menjelaskan, tanpa penanganan, penyalahguna dapat terjebak dalam siklus yang merusak diri sendiri. Kondisi ini juga berdampak pada keluarga dan lingkungan sekitar.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya kesadaran untuk segera mencari bantuan. Penanganan yang terlambat akan memperbesar risiko.

“Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk pulih,” katanya. Ia menambahkan, rehabilitasi menjadi langkah yang harus diutamakan.

Ia juga menjelaskan bahwa proses rehabilitasi diawali dengan screening. Tahapan ini menentukan tingkat keparahan sebelum penanganan dilakukan.

Screening dilakukan melalui observasi, wawancara menggunakan DAST, dan tes urine. Hasilnya menjadi dasar penentuan metode pemulihan.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa adiksi adalah kondisi yang bisa ditangani. Namun, tanpa kesadaran, dampaknya dapat semakin berat.

Ia mengingatkan bahwa konsekuensi adiksi tidak hanya bersifat individu. Dampaknya meluas hingga keluarga dan masyarakat.

Terakhir konselor adiksi dari BNN Kabupaten Rote Ndao, Muhammad Nur Ikhsan kembali menegaskan bahwa rehabilitasi adalah solusi utama. Pilihan ini menjadi satu-satunya jalan untuk keluar dari risiko ekstrem. (NLL)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....