Rehabilitasi sebagai Solusi Utama untuk Pulih dari Narkotika

  • 29 Apr 2026 17:18 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao — Rehabilitasi menjadi solusi utama dalam penanganan penyalahgunaan narkotika. Pendekatan ini dinilai mampu memulihkan individu secara menyeluruh, baik fisik, mental, maupun sosial.

Hal ini disampaikan dalam “Obrolan Sanksi” Pro 1 RRI Rote, Rabu, 15 April 2026. Obrolan tersebut menghadirkan Muhammad Nur Ikhsan, S.Psi., konselor adiksi dari BNN Kabupaten Rote Ndao.

Ia menjelaskan, setiap penanganan adiksi diawali dengan proses screening. Tahapan ini penting untuk menentukan tingkat keparahan sebelum terapi diberikan.

“Screening menjadi dasar untuk menentukan jenis perawatan yang tepat,” ujarnya. Ia menambahkan, hasilnya diklasifikasikan menjadi ringan, sedang, atau berat.

Menurutnya, proses screening dilakukan melalui observasi perilaku, wawancara menggunakan DAST, dan tes urine. Pendekatan ini memastikan penanganan dilakukan secara tepat sasaran.

Ia menegaskan, rehabilitasi bukan sekadar menghentikan penggunaan narkotika. Proses ini juga bertujuan memulihkan kualitas hidup individu.

“Tujuan akhirnya adalah agar klien bisa kembali hidup produktif dan berkualitas,” katanya. Ia menambahkan, pemulihan membutuhkan waktu dan komitmen.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa dukungan lingkungan sangat berperan. Keluarga dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan rehabilitasi.

Ia juga mengingatkan bahwa tanpa penanganan yang tepat, risiko yang dihadapi sangat besar. Penyalahguna dapat terjebak dalam siklus yang merugikan diri sendiri dan lingkungan.

Menurutnya, rehabilitasi harus menjadi pilihan utama dibandingkan pendekatan hukuman semata. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam jangka panjang.

Ia juga menegaskan bahwa pemulihan adalah proses yang mungkin dicapai. Setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah jika mendapat penanganan yang tepat. (NLL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....