Rotary Club Kupang Victory Peringati Hari Malaria Sedunia 2026 di Rote Ndao

  • 27 Apr 2026 06:20 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Dalam rangka memperingati Hari Malaria Sedunia 2026, Rotary Club Kupang Victory bersama pemerintah daerah, Puskesmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Rote Ndao menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertema “Driven to End Malaria: Now We Can, Now We Must” atau dalam Bahasa Indonesia “Akhiri Malaria: Sekarang Kita Bisa, Sekarang Kita Harus.”

Peringatan ini menjadi sangat istimewa karena Indonesia merupakan satu-satunya negara di kawasan Asia Pasifik yang memperingati Hari Malaria Sedunia bersama jaringan global Rotarians Against Malaria (RAM Global), yang diselenggarakan di 33 negara di dunia, termasuk negara-negara di Afrika dan Asia Pasifik. Lebih istimewa lagi, pelaksanaan peringatan Hari Malaria Sedunia di Indonesia tahun ini oleh RAM Global diselenggarakan di Kabupaten Rote Ndao, tepatnya di dua desa prioritas, yaitu Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur dan Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Jumat–Sabtu, 24–25 April 2026. Hari pertama dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 di Eagle School, Dusun Oesosole, Desa Faifua, dan dilanjutkan pada hari kedua, Sabtu, 25 April 2026 di Gereja Daiama, Kecamatan Landu Leko.

Pembukaan kegiatan pada hari pertama secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dedelussy Dethan, sementara penutupan kegiatan pada hari kedua dilakukan langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H.

Berbeda dari kegiatan seremonial biasa, peringatan Hari Malaria Sedunia ini berfokus pada aksi nyata di lapangan melalui empat kegiatan utama, yaitu:

  1. Malaria Screening
    Menyasar sasaran kunci, yakni ibu hamil, ibu menyusui, ibu dengan balita, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum.
  2. Rapid Diagnostic Test (RDT)
    Pemeriksaan RDT dilakukan dengan target awal 100 peserta di masing-masing lokasi atau total 200 peserta. Namun hasilnya berhasil melampaui target secara signifikan.

Pada hari pertama di Desa Faifua, sebanyak 106 peserta berhasil diperiksa, dengan hasil ditemukan 1 kasus positif Malaria Falciparum.

Pada hari kedua di Desa Daiama, sebanyak 245 peserta berhasil diperiksa dan seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif malaria.

Dengan demikian, total peserta yang berhasil diperiksa mencapai 351 orang, jauh melampaui target awal sebanyak 200 peserta.

Atas temuan 1 kasus positif malaria di Desa Faifua, tindak lanjut segera dilakukan melalui penyelidikan epidemiologi dengan pemeriksaan rumah pasien, anggota keluarga, serta 25 warga di sekitar lokasi guna mencegah potensi penularan lebih lanjut.

  1. Community Assessment
    Dilakukan oleh tim Rotary Club Kupang Victory bersama lima enumerator yang telah dibekali oleh malaria expert tingkat provinsi untuk memahami kondisi lapangan, persepsi masyarakat, serta tantangan eliminasi malaria secara langsung.

Assessment ini menjadi dasar penting untuk merancang strategi eliminasi malaria yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di tingkat desa.

  1. Kampanye Malaria
    Kegiatan kampanye malaria dilakukan oleh Dinas Kesehatan bersama petugas promosi kesehatan dari masing-masing puskesmas sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat.

Kampanye ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan malaria, penggunaan kelambu, menjaga kebersihan lingkungan, mengenali gejala malaria sejak dini, serta pentingnya segera memeriksakan diri apabila mengalami demam atau gejala yang mengarah pada malaria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....