Tanda-Tanda Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orang Tua
- 20 Apr 2026 19:55 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Fenomena bayi menjadi lebih rewel sering kali membuat orang tua khawatir, terutama ketika penyebabnya tidak terlihat jelas. Namun, kondisi ini kerap menjadi tanda alami bahwa bayi sedang memasuki fase tumbuh gigi, sebuah proses penting dalam perkembangan awal anak.
Tumbuh gigi biasanya mulai terjadi saat bayi berusia sekitar 4 hingga 7 bulan, meskipun setiap anak memiliki waktu yang berbeda. Pada fase ini, gigi pertama bayi mulai menembus gusi, yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga memicu perubahan perilaku. Salah satu tanda paling umum adalah meningkatnya produksi air liur atau bayi menjadi lebih sering mengeces. Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan ruam di sekitar mulut atau dagu akibat kulit yang terus-menerus lembap.
Selain itu, bayi cenderung menggigit berbagai benda di sekitarnya. Kebiasaan ini merupakan cara alami untuk mengurangi tekanan dan rasa tidak nyaman pada gusi. Mainan, jari, hingga benda lain yang terjangkau sering menjadi sasaran gigitan bayi. Perubahan pada gusi juga dapat terlihat, seperti pembengkakan atau tekstur yang lebih keras. Dalam beberapa kasus, bagian gusi tampak memutih sebagai tanda gigi yang mulai muncul ke permukaan.
Tidak hanya itu, bayi yang sedang tumbuh gigi biasanya menjadi lebih rewel dan mengalami gangguan tidur. Mereka bisa lebih sering menangis, terutama pada malam hari, serta lebih mudah terbangun dari tidurnya. Perubahan nafsu makan juga kerap terjadi. Sebagian bayi menjadi enggan menyusu karena tekanan pada gusi terasa tidak nyaman, sementara yang lain justru ingin lebih sering mengunyah untuk meredakan rasa sakit.
Meski demikian, kenaikan suhu tubuh ringan bisa terjadi, tetapi orang tua perlu waspada jika bayi mengalami demam tinggi karena hal tersebut bisa menandakan kondisi lain. Secara umum, tumbuh gigi merupakan proses alami yang dialami setiap bayi. Sebagian besar gejalanya tidak berbahaya, namun, orang tua tetap disarankan untuk memantau kondisi anak dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika muncul tanda yang tidak biasa atau berlebihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....