Juveren Selan Mahasiswi Keperawatan Gaungkan Pneumonia lewat Edukasi Poster
- 12 Apr 2026 12:47 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Masalah Pneumonia masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama pada anak-anak dan lansia. Namun, melalui pendekatan kreatif, seorang mahasiswi jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kupang, Juveren Maryenda Rina Selan berhasil mengangkat isu ini dalam sebuah karya poster edukatif yang menginspirasi.
Veren berhasil meraih juara 3 dalam lomba pembuatan poster kesehatan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh HMP FK UI dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pneumonia Sedunia pada 11 November 2025. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas tentang pentingnya pencegahan penyakit.
"Penyakit pneumonia ini masih menjadi masalah serius terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, namun kesadaran masyarakat akan pencegahan masih sangat kurang," ujar Veren saat berbagi cerita pada Sabtu, 11 April 2026 di RRI Kupang. Melalui karya visualnya yang atraktif, ia menyederhanakan istilah medis yang rumit menjadi informasi yang mudah dicerna agar masyarakat NTT lebih waspada terhadap gejala awal infeksi paru-paru ini.
Dalam poster infografis yang dibuatnya, Veren mengangkat tema “Aksi Nyata Cegah Pneumonia, Jaga Napas Anak Bangsa” sebagai bentuk kepedulian terhadap rendahnya kesadaran masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pneumonia masih menjadi penyebab kematian anak yang cukup tinggi dan dipengaruhi oleh faktor seperti paparan asap rokok, pola makan yang tidak sehat, serta lingkungan yang kurang baik.

Menurutnya, kondisi ini juga masih sering ditemukan di Kota Kupang, terutama pada kelompok rentan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya masyarakat untuk mengenali gejala sejak dini serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.
“Tujuan pembuatan poster ini agar masyarakat bisa teredukasi dan mengenali tanda-tanda atau gejala, sehingga bisa melakukan pemeriksaan dan pencegahan sebelum penyakit pneumonia itu terjadi,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan pernapasan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, langkah sederhana seperti menghindari asap rokok, menjaga ventilasi rumah, serta rutin memeriksakan kesehatan menjadi upaya penting dalam menekan angka kasus pneumonia.
Melalui prestasi dan kreativitasnya, Veren membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan di bidang akademik, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan melalui media edukasi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih proaktif menjaga kesehatan dan tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan demi mencegah penyakit sejak dini. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....