Suster Marsella: Deteksi Dini Kusta Butuh Ketelitian dan Edukasi
- 11 Apr 2026 22:35 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Deteksi dini penyakit kusta memerlukan kepekaan pengamatan serta edukasi kepada masyarakat, sebagaimana disampaikan oleh Suster Maria Marcella, Ketua Yayasan Anfrida di Naob, Timor Tengah Utara. Hal ini diungkapkan dalam wawancara di Pro1 pada Sabtu, 11 April 2026 yang membahas pengalaman lapangan dalam mengenali tanda-tanda awal kusta.
“Kalau kami ke desa, kami melihat dulu secara kasat mata. Tidak bawa alat. Kami lihat, ada tanda-tanda fisik, macam ada bercak putih seperti panu tetapi tidak rasa,” ujar Suster Maria Marcella saat menjelaskan metode awal yang dilakukan timnya di lapangan di Timor Tengah Utara.
Ia menegaskan bahwa pendekatan visual menjadi langkah pertama dalam menjangkau masyarakat di daerah terpencil. Dengan pengalaman yang dimiliki, tim mampu mengenali gejala awal meski tanpa peralatan medis lengkap.
Selain bercak putih, tanda lain yang diperhatikan adalah munculnya benjolan kecil di tubuh, baik di kaki maupun bagian lainnya. Gejala tambahan seperti rontoknya bulu mata hingga luka kecil menyerupai bisul yang tidak terasa sakit juga menjadi indikator penting.
“Kadang semacam bisul-bisul tetapi tidak berasa. Itu tanda-tandanya. Gejala-gejala tersebut menjadi petunjuk awal bagi tim untuk melakukan langkah berikutnya,” katanya.
Meski demikian, Suster Maria Marcella menekankan bahwa diagnosis pasti tidak dapat hanya mengandalkan pengamatan visual. Diperlukan pemeriksaan lanjutan melalui pengambilan sampel untuk memastikan keberadaan bakteri penyebab kusta.
Langkah tersebut dilakukan dengan pendekatan persuasif kepada pasien dan keluarga agar bersedia menjalani pemeriksaan. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan secara tepat dan mencegah penyebaran lebih lanjut di masyarakat. (ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....