Cegah Leptospirosis GAMKI Sabu Raijua Bagikan 30 Perangkap Tikus

  • 31 Mar 2026 16:55 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sabu Raijua akan membagikan 30 perangkap tikus bagi warga yang terdampak leptospirosis. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit leptospirosis yang ditularkan melalui urin tikus.

“Setelah berkoordinasi dengan Dinkes, GAMKI dan forum masyarakat sipil membeli kurang lebih 30 perangkap tikus dan ini sebagai langkah pencegahan. Karena perangkatnya baruntiba tadi pagi rencananya untuk proses distribusi hari ini, Selasa sore,” kata Sekretaris DPC GAMKI Sabu Raijua, Ramli Bunga kepada RRI Kupang Selasa, 31 Maret 2026.

Menurut Ramli, berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, salah satunya dengan cara menebar kucing untuk menekan populasi tikus. Namun, rencana tersebut dikatakan kurang efektif karena ukuran tubuh tikus yang terlalu besar dan tangguh sehingga sulit dihadapi.

“Kemarin sempat diskusi bersama dinkes untuk pencegahannya secara biologis misalnya dengan kita memelihara kucing. Lalu ketika kita lihat tikus-tikusnya besar sekali dan kurang efektif juga kalau kita menggunakan cara itu,” ujar Ramli Bunga.

Berdasarkan data DPC GAMKI Sabu Raijua, sebanyak tujuh warga dari di tiga desa terkena dampak penyakit leptospirosis. Empat warga Desa Lailoro dinyatakan meninggal akibat penyakit tersebut, sementara tiga warga lainnya masih menjalani perawatan.

“Virus ini juga sudah dinyatakan sebagai kejadian luar biasa di Sabu Raijua karena sudah empat korban jiwa yang meninggal. Wilayah yang terdampak, sementara di Desa Lailoro, khususnya di Kelurahan Meba dan desa-desa sekitar,” ucap Sekretaris DPC GAMKI Sabu Raijua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....