Badan Gizi Dorong Percepatan Perolehan Sertifikat Laik Higiebe
- 13 Mar 2026 13:26 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Badan Gizi Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Dialog bersama dalam rangka mempercepat perolehan Sertifikat Laik Higiebe Sanitasi. Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota dr. Christian Widodo, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-NTT.
Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 Badan Gizi Nasional, Ranto menegaskan bahwa, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran prioritas.
“Dialog bersama menjadi syarat utama yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, Badan Gizi Nasional bertanggung jawab memastikan standar keamanan pangan pada setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi, salah satunya melalui penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi,” kata Ranto, Kamis 12 Maret 2026.
Ranto juga memaparkan perkembangan program secara nasional. Hingga saat ini jumlah SPPG di seluruh Indonesia telah mencapai sekitar 25 ribu unit.
| Baca juga: Alasan Diet Puasa Belum Tunjukkan Hasil |
Sementara di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dari rencana pembangunan 585 dapur SPPG, saat ini telah berdiri 242 unit atau sekitar 42 persen, dan berdasarkan data BGN sebanyak 114 di antaranya telah memiliki SLHS atau hampir 50 persen. Ia menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional melalui Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 berkomitmen mendorong percepatan kepemilikan SLHS di seluruh SPPG melalui kolaborasi dan koordinasi strategis bersama Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, Badan POM, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Sementara itu Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional yang telah menginisiasi dialog tersebut sekaligus mendukung percepatan pelaksanaan berbagai program nasional, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Pembicaraan mengenai masa depan bangsa sering kali dipenuhi narasi besar seperti pembangunan infrastruktur dan kemajuan ekonomi, namun fondasi masa depan sesungguhnya dimulai dari hal yang paling sederhana, yakni makanan yang dikonsumsi anak-anak setiap hari,” ucapnya.
Menurutnya,kualitas nutrisi sangat menentukan tumbuh kembang manusia. Nutrisi yang baik akan mendukung kekuatan fisik, perkembangan kognitif, hingga kemampuan berpikir yang optimal. Oleh karena itu, program Makan Bergizi Gratis tidak sekadar pemberian makanan, melainkan sebuah investasi jangka panjang bagi peradaban dan masa depan generasi. (humas/anna)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....