Wakil Bupati Sumba Barat Dorong Percepat Eliminasi Malaria

  • 28 Feb 2026 07:16 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga, menerima kunjungan konsultan dari UNICEF dalam pertemuan strategis membahas percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Sumba Barat. Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta jajaran Dinas Kesehatan. kegiatan tersebut berlangsung pada, Rabu, 25 Februari 2026.

Agenda ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan target nol kasus malaria dalam waktu dekat. Dalam pemaparannya, konsultan UNICEF menyampaikan apresiasi atas capaian Sumba Barat yang dinilai progresif dan terukur.

Eliminasi malaria kini menjadi salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Bahkan, Sumba Barat dinobatkan sebagai kabupaten terinovatif dalam penanganan malaria di tingkat nasional berkat konsistensi kebijakan dan pengawasan yang efektif.

Data terbaru menunjukkan penurunan kasus malaria yang sangat signifikan. Di Pulau Sumba, Sumba Barat tercatat sebagai kabupaten dengan kasus terendah kedua setelah Kabupaten Sumba Tengah.

Capaian ini dinilai sebagai hasil dari kolaborasi lintas sektor, pemeriksaan rutin, serta komitmen kuat tenaga kesehatan di lapangan. Untuk mencapai target nol kasus malaria pada triwulan ketiga tahun ini, UNICEF memberikan tiga rekomendasi strategis.

Pertama, mengeluarkan Instruksi Bupati yang menetapkan target resmi nol kasus malaria lokal. Kedua, melakukan pengendalian terpadu di tiga desa endemis yakni Desa Weetana, Desa Gaura, dan Desa Haronakalla pada Maret 2026.

Ketiga, menginstruksikan seluruh puskesmas untuk melaksanakan larva sida serta pemeriksaan bagi pendatang dari luar daerah. Menanggapi rekomendasi tersebut, Thimo Ragga menegaskan bahwa kesehatan merupakan pilar utama dalam visi pembangunan “Sumba Barat BERSERI”.

Ia menekankan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak usia dini hingga lanjut usia. Setelah perhelatan Pasola Gaura pada bulan Maret, pemerintah daerah akan segera menggelar rapat teknis dan aksi pengendalian terpadu di wilayah endemis.

Selain sektor kesehatan, Wakil Bupati juga mendorong perluasan kerja sama dengan UNICEF di bidang pendidikan. Ia menilai masih banyak anak di pelosok yang membutuhkan akses pendidikan layak dan berkualitas. Melalui sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat optimistis tidak hanya mampu mencapai nol kasus malaria, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia secara berkelanjutan. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....