Alasan Diet Puasa Belum Tunjukkan Hasil
- 25 Feb 2026 17:09 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Puasa sering dipilih sebagai metode menurunkan berat badan karena dianggap mampu membatasi asupan kalori. Namun, tidak sedikit orang merasa berat badan tetap stagnan meski sudah menjalani puasa secara rutin. Kondisi ini umumnya dipengaruhi beberapa faktor yang kerap tidak disadari.
Dilansir dari laman prudentialsyariah.id, salah satu penyebab utama adalah pola makan saat berbuka yang berlebihan. Rasa lapar setelah seharian menahan diri dapat memicu konsumsi makanan tinggi gula dan lemak dalam jumlah besar. Jika asupan kalori saat berbuka dan sahur melebihi kebutuhan harian, defisit kalori tidak tercapai sehingga berat badan sulit turun.
Selain itu, kurangnya asupan protein dan serat juga berperan. Nutrisi ini penting untuk menjaga rasa kenyang lebih lama dan mempertahankan massa otot. Tanpa komposisi gizi seimbang, metabolisme bisa melambat dan pembakaran kalori menjadi kurang optimal.
Faktor lain adalah kurang tidur dan minim aktivitas fisik. Perubahan jadwal makan sering kali diikuti pola tidur yang tidak teratur. Padahal, kurang istirahat dapat mengganggu hormon pengatur lapar dan kenyang. Ditambah lagi, jika tubuh jarang bergerak, pembakaran energi semakin rendah.
Agar diet puasa lebih efektif, penting menjaga kualitas makanan, mengontrol porsi, tetap aktif bergerak, serta memastikan waktu istirahat cukup. Dengan pendekatan yang tepat, puasa dapat menjadi bagian dari strategi penurunan berat badan yang sehat dan berkelanjutan. (Daten)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....