Gubernur NTT Pantau Keamanan Takjil di Kota Kupang
- 22 Feb 2026 16:58 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena melakukan pengawasan jajanan takjil di kawasan Air Mata, Jln. Ir. Soekarno, Fontein, kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Kupang guna memastikan keamanan pangan selama bulan Ramadhan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Gubernur menyampaikan bahwa secara umum para pedagang telah menggunakan bahan baku yang memenuhi standar dari Badan POM. Meski demikian, masih ditemukan satu hingga dua bahan yang perlu dilengkapi informasi dan pengawasannya.
“Dari hasil pengecekan cepat, sebagian besar sudah memenuhi standar. Namun tetap perlu diperhatikan agar seluruh bahan baku benar-benar sesuai ketentuan cara produksi pangan yang baik, higienis, dan aman,” ujar Melki.
| Baca juga: Tips Memilih Takjil tanpa Bahan Pengawet |
Ia menegaskan pentingnya kesadaran pedagang dalam menyajikan makanan yang sehat dan bergizi, sehingga masyarakat yang membeli takjil dapat merasa aman dan terlindungi. Pemeriksaan serupa juga dilakukan di sejumlah titik lain, termasuk di kawasan sekitar Katedral Kupang.
Selain pengawasan keamanan pangan, Gubernur juga mengimbau para pedagang untuk terus mengembangkan pangan lokal NTT. Menurutnya, bahan pangan lokal dapat diolah menjadi berbagai menu dan varian menarik tanpa harus menggunakan bahan tambahan berbahaya.
“Kita dorong agar pangan lokal diolah dengan baik dan disajikan secara alami. Hindari penggunaan zat kimia berbahaya di luar yang sudah diatur oleh Badan POM,” katanya. Ia berharap praktik pengolahan pangan yang baik tidak hanya diterapkan di kawasan Air Mata, tetapi juga di pasar tradisional, kios, dan toko-toko di seluruh wilayah NTT.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat yang merayakan Tahun Baru Imlek, umat Muslim yang memasuki bulan Ramadan, serta umat Kristiani yang memulai masa prapaskah. Ia mengajak seluruh masyarakat NTT untuk menjaga toleransi dan ketertiban selama momentum keagamaan yang berlangsung bersamaan tersebut.
“Saya mengimbau agar kita semua menjalankan ibadah dengan baik sesuai keyakinan masing-masing. Yang berpuasa silakan berpuasa dengan khusyuk, dan yang tidak berpuasa tetap saling menghormati. Mari jaga suasana tetap aman dan tertib,” katanya.
Gubernur juga meminta aparat pemerintah mulai dari tingkat RT, RW, lurah hingga kepala desa untuk memperhatikan warga kurang mampu. Ia mendorong pembaruan data kemiskinan agar bantuan pemerintah tepat sasaran serta memperkuat kepedulian sosial antarwarga.
Kegiatan pengawasan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Kupang dalam menikmati jajanan takjil selama Ramadan, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap keamanan pangan dan toleransi antarumat beragama di NTT. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....