Alasan Sering Ada Lebam pada Kulit Tanpa Benturan
- 14 Jul 2025 08:27 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Lebam atau memar biasanya muncul setelah tubuh mengalami benturan, jatuh, atau tekanan keras pada kulit. Namun, bagaimana jika tiba-tiba muncul lebam tanpa merasa terbentur apa pun?
Kondisi ini bisa membuat cemas karena terlihat misterius dan tidak wajar. Faktanya, munculnya memar tanpa sebab yang jelas bisa menjadi tanda dari kondisi tubuh tertentu.
Berikut adalah beberapa penyebab umum munculnya lebam tanpa benturan:
1. Kekurangan Vitamin
Kekurangan beberapa jenis vitamin dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih rapuh sehingga mudah pecah.
- Vitamin C: Berperan penting dalam produksi kolagen dan kesehatan pembuluh darah. Kekurangannya dapat menyebabkan kulit mudah memar.
- Vitamin K: Diperlukan untuk proses pembekuan darah. Jika tubuh kekurangan vitamin K, pendarahan di bawah kulit bisa lebih mudah terjadi.
- Vitamin B12 dan folat: Terlibat dalam produksi sel darah merah. Kekurangannya dapat menyebabkan kulit lebih sensitif terhadap trauma ringan.
2. Usia
Semakin tua seseorang, kulitnya akan semakin menipis dan pembuluh darah menjadi lebih rapuh. Hal ini membuat lansia lebih rentan mengalami lebam bahkan hanya karena tekanan ringan seperti menggaruk atau tergesek pakaian.
3. Penggunaan Obat Tertentu
Beberapa obat memiliki efek samping berupa penurunan kemampuan darah untuk membeku atau meningkatkan kerapuhan pembuluh darah, seperti:
- Obat pengencer darah (misalnya aspirin, warfarin)
- Kortikosteroid
- Suplemen herbal tertentu seperti ginkgo biloba atau minyak ikan
4. Gangguan Pembekuan Darah
Kondisi medis seperti hemofilia atau penyakit von Willebrand menyebabkan darah sulit membeku dengan baik, sehingga lebam bisa muncul walau tanpa trauma yang nyata
5. Trombosit Rendah (Trombositopenia)
Trombosit adalah sel darah yang membantu pembekuan. Jika kadarnya rendah, tubuh akan lebih mudah mengalami perdarahan di bawah kulit, menyebabkan memar. Trombositopenia bisa disebabkan oleh infeksi, efek samping obat, atau penyakit autoimun.
6. Masalah pada Pembuluh Darah
Penyakit seperti purpura atau vasculitis (peradangan pembuluh darah) juga bisa menyebabkan lebam-lebam tanpa sebab jelas. Pada kondisi ini, pembuluh darah bocor atau rusak secara spontan.
7. Perubahan Hormon
Beberapa wanita mengalami lebam tanpa sebab saat terjadi perubahan hormon, seperti saat menstruasi, kehamilan, atau menopause. Estrogen yang menurun dapat memengaruhi elastisitas pembuluh darah.
8. Riwayat Keluarga atau Faktor Genetik
Jika ada anggota keluarga lain yang sering mengalami lebam tanpa sebab, kemungkinan besar itu disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik.
Kapan Harus Waspada?
Meskipun sebagian besar memar tanpa benturan tidak berbahaya, segera periksakan diri ke dokter jika:
- Lebam sering muncul dan semakin sering
- Lebam muncul dalam ukuran besar atau menyebar cepat
- Disertai dengan gejala lain seperti gusi berdarah, mimisan, atau kelelahan ekstrem
- Mengalami demam, nyeri sendi, atau penurunan berat badan tanpa sebab
Lebam yang muncul tanpa benturan bukan sekadar masalah kulit, tetapi bisa menjadi sinyal penting dari kondisi kesehatan tubuh. Jika Anda sering mengalami hal ini, jangan abaikan. Menjaga pola makan sehat, tidak sembarangan mengonsumsi obat, dan berkonsultasi dengan tenaga medis adalah langkah tepat untuk memahami apa yang terjadi di balik lebam-lebam tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....