Pentingnya Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Remaja Sejak Dini

  • 07 Jun 2025 08:50 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Kesehatan reproduksi remaja menjadi isu yang semakin penting untuk dibicarakan sejak dini. Edukasi mengenai kesehatan reproduksi tidak hanya membantu remaja memahami perubahan fisik dan emosional yang mereka alami, tetapi juga melindungi mereka dari risiko kesehatan dan perilaku berisiko.

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Kabupaten Kupang dr. Tjokorda I.S.F.Swastika, remaja adalah masa transisi yang penuh dengan perubahan. Jika mereka tidak diberikan pemahaman yang tepat sejak awal, mereka cenderung melakukan keputusan yang kurang bijak terkait kesehatan reproduksi, seperti seks pranikah tanpa perlindungan, yang dapat berujung pada penyakit menular seksual atau kehamilan yang tidak diinginkan.

“Memang mengenai kesehatan reproduksi remaja masih menjadi hal tabu untuk dibicarakan dalam masyarakat kita. Namun, saat ini dengan perkembangan teknologi informasi yang luar biasa mereka bisa saja mendapatkan informasi yang salah jika tidak didampingi”, katanya dalam obrolan bersama Pro 4 Rri Kupang, Selasa (3/6).

Menurut dr. Tjokorda, edukasi kesehatan reproduksi meliputi berbagai aspek, mulai dari pemahaman tentang perubahan fisik, pentingnya menjaga kebersihan alat reproduksi, hingga pengetahuan tentang kontrasepsi dan cara mencegah penyebaran penyakit. “Proses edukasi itu sudah kami DP3AP2 kabupaten Kupang laksanakan melalui program-program kami yang menyasar ke sekolah-sekolah, untuk memberikan anak-anak tentang pentingnya menjaga lebersihan dan kesehatan alat reproduksi mereka, baik siswa perempuan maupun laki-laki,” katanya.

Selain itu, lanjut dr. Tjokorda, ada juga kelompok-kelompok bina remaja dan perempuan yang terus digaungkan untuk dapat menjadi tujuan anak-anak remaja untuk mendapatkan informasi mengenai kesehatan reproduksi ini. “Para orang tua dan pendidik diharapkan dapat aktif berperan dalam memberikan informasi yang benar dan mendukung agar remaja tidak merasa takut atau malu membicarakan topik yang sering dianggap tabu ini,” katanya.

Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi sejak dini menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan kehidupan. (DB)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....