Pelatihan Bindes Tekan Risiko Stunting di Rote Ndao
- 17 Okt 2024 15:31 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggandeng yayasan 1000 Days Fund mengadakan pelatihan bagi 18 bidan desa dari 20 desa yang telah menjalin perjanjian kerjasama dengan yayasan pada, Senin (14/10/2024). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan bidan desa dalam melakukan kunjungan rumah serta mengelola kasus ibu hamil dengan resiko, seperti ibu dengan kekurangan energi kronis (KEK), anemia, dan hipertensi.
Intervensi yang diberikan oleh bidan desa diharapkan dapat mencegah terjadinya berat badan bayi lahir rendah (BBLR), yang merupakan salah satu faktor risiko utama stunting pada anak. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif Yayasan 1000 Days Fund dan pemerintah daerah Rote Ndao dalam memperkuat layanan kesehatan ibu hamil di tingkat desa.
Para bidan dilatih untuk memberikan intervensi yang diperlukan melalui kunjungan rumah, khususnya bagi ibu hamil berisiko tinggi, guna mengurangi komplikasi yang berpotensi mengarah pada BBLR.

Adapun desa-desa yang terlibat dalam pelatihan ini meliputi Desa Lekik, Batutua, Meoain, Busalangga Barat, Holulai, Bebalain, Kuli Aesele, Ofalangga, Lengguselu, Oenggae, Papela, Daleholu, Oehandi, Siomeda, Ngodimeda, Pilasue, Tebole, Batefalu, Daiama, dan Busalangga Timur. Direktur Operasional Yayasan 1000 Days Fund, Rindang Asmara dalam kepada RRI, Rabu (16/10/2024) mengungkapkan penanganan yang tepat terhadap ibu hamil dengan kondisi KEK, anemia, atau hipertensi sangat penting untuk memastikan bayi lahir dengan berat badan yang sehat.
“Kami percaya bahwa dengan pemberdayaan bidan desa melalui pelatihan ini, kita bisa mencegah stunting sejak dini," ucapnya.
Sementara Program Manager Yayasan 1000 Days Fund, Dodi Nuriana, berharap dengan penanganan yang lebih komprehensif dan terintegrasi, angka stunting di Rote Ndao dapat ditekan secara signifikan. Pelatihan ini merupakan salah satu upaya konkrit dalam mendukung pencapaian target tersebut.

Asisten Administrasi Umum sekaligus Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegrasi Kabupaten Rote Ndao,Jeremi M. Haning mengatakan, pelatihan ini adalah langkah penting dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Rote Ndao.
"Dengan adanya pelatihan ini, para bidan desa menjadi lebih siap dan sigap dalam menangani kasus-kasus berisiko yang dapat berdampak pada kelahiran bayi BBLR. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Rote Ndao melalui upaya pencegahan yang lebih terarah dan terukur," ungkapnya.
Yayasan 1000 Days Fund adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada pengentasan stunting di Indonesia dengan memberikan intervensi pada periode seribu hari pertama kehidupan. Melalui pelatihan, edukasi, dan pendampingan bagi tenaga kesehatan dan kader di tingkat desa, Yayasan 1000 Days Fund berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di berbagai wilayah di Indonesia. (AK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....