Langit Bulan Agustus: Hujan Meteor hingga Bima Sakti

  • 31 Jul 2024 19:54 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Langit bulan Agustus akan memanjakan mata dengan fenomena Milky Way atau Bima Sakti dan juga hujan meteor. Melansir Live Science, pada minggu pertama di bulan Agustus adalah waktu terbaik untuk menyaksikan peristiwa alam ini.

Untuk dapat menyaksikannya, langit harus minim polusi cahaya, sehingga tidak diperlukan peralatan khusus seperti teropong untuk dapat melihat Bima Sakti. Bima Sakti dapat dilihat di arah tenggara pada malam hari, dengan tiga bintang terang yang tinggi di arah tenggara, yaitu Vega, Deneb, dan Altair yang membentuk segitiga atau Summer Triangle.

Bentangan galaksi Bima Sakti akan muncul di belakang Summer Triangle ini. Adapun tiga hujan meteor yang menghiasi langit seperti Delta Aquariids (pada 18 Juli sampai dengan 21 Agustus), Alpha Capricornids (7 Juli hingga 15 Agustus) dan hujan meteor Perseid yang masih terus meningkat (14 Juli hingga 1 September).

Hujan meteor Perseid akan mencapai puncaknya pada 11 sampai 12 Agustus. Menurut American Society, kita mungkin melihat sekitar 50 hingga 75 perseid setelah tengah malam selama puncak peristiwa alam tersebut, yang menjadikannya sebagai salah satu hujan meteor paling spektakuler tahun ini.

Pada malam hari berikutnya setelah hujan meteor, bulan akan menjadi jauh lebih terang, dan akan tampak menjadi “Sturgeon Moon” atau bulan purnama penuh pada 19 Agustus dan akan perlahan menghilang sebelum tengah malam pada 26 Agustus. Hal ini akan terus berlangsung di bulan berikutnya hingga pemandangan Bima Sakti berakhir dan akan menghilang di bulan Oktober. (JR)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....