Microsoft Permudah Upgrade ke Windows 11 26H2, Tak Perlu Hapus Data dan Aplikasi
- 06 Okt 2026 06:54 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang — Microsoft kembali memperluas pilihan bagi pengguna yang ingin memperbarui PC ke Windows 11 versi 26H2. Setelah menyediakan sejumlah metode pembaruan, perusahaan kini menambahkan Windows 11 Installation Assistant 26H2 ke Pusat Unduhan Microsoft.
Kehadiran alat ini memberikan opsi yang lebih praktis bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade dari instalasi Windows 11 yang sudah ada tanpa harus melakukan instalasi ulang dari awal. Menurut digitaltrends, Installation Assistant dirancang untuk menyederhanakan proses pembaruan.
Pengguna cukup menjalankan aplikasi, menyetujui persyaratan lisensi Microsoft, kemudian membiarkan alat tersebut mengunduh berkas Windows 11 terbaru dari server Microsoft dan menjalankan proses upgrade. Salah satu keunggulannya adalah data pengguna tidak perlu dihapus.
Aplikasi yang telah terpasang, file pribadi, serta berbagai pengaturan Windows akan tetap dipertahankan selama proses peningkatan. Dengan demikian, pengguna tidak perlu melakukan instalasi bersih dan mengatur ulang PC dari awal.
Installation Assistant juga dapat menjadi alternatif apabila metode pembaruan Windows lainnya mengalami kendala atau halaman unduhan utama Microsoft sedang tidak dapat digunakan. Installation Assistant bukan satu-satunya cara untuk mendapatkan Windows 11 26H2.
Microsoft juga menyediakan KB5121794, yakni paket pengaktifan 26H2 untuk PC yang sudah menjalankan rilis Windows 11 yang didukung. Metode ini dapat mengalihkan sistem ke Windows 11 26H2 tanpa melakukan instalasi ulang sistem operasi secara penuh.
Selain itu, pengguna dapat mengunduh ISO resmi Windows 11 26H2 untuk perangkat berbasis AMD64 maupun Arm64. File ISO tersebut dapat digunakan untuk beberapa kebutuhan, mulai dari melakukan upgrade instalasi yang sudah ada, membuat USB installer, melakukan instalasi bersih, hingga membantu memperbaiki instalasi Windows yang bermasalah.
Bagi pengguna yang lebih memilih metode konvensional, Media Creation Tool juga masih tersedia. Alat tersebut dapat digunakan untuk membuat media instalasi yang dapat di-boot atau melakukan pembaruan langsung pada PC.
Selain menghadirkan fitur baru, Windows 11 26H2 membawa sejumlah pembaruan keamanan serta penyesuaian platform di balik layar. Salah satu aspek yang menarik perhatian adalah klaim mengenai peningkatan penggunaan memori.
Pengujian awal menunjukkan bahwa pembaruan tersebut dalam konfigurasi tertentu dapat mengurangi penggunaan RAM hingga sekitar 2 GB. Namun, hasilnya tidak selalu sama pada setiap perangkat.
Pengujian pada PC dengan RAM 8 GB, misalnya, menunjukkan hasil yang lebih beragam sehingga peningkatan performa akan bergantung pada konfigurasi perangkat dan kondisi sistem. Bagi pengguna yang merasa PC Windows 11 mulai melambat, Windows 11 26H2 dapat menjadi salah satu opsi untuk dicoba.
Dengan adanya Installation Assistant, proses upgrade kini memiliki jalur tambahan yang relatif sederhana tanpa harus menghapus aplikasi maupun file pribadi. Hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pembaruan sistem operasi, pengguna tetap disarankan mencadangkan file penting untuk mengantisipasi kemungkinan masalah selama proses upgrade. (JR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....