Telkomsel Siapkan LMS Gratis Percepat Digitalisasi Sekolah

  • 05 Okt 2026 07:19 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kota Kupang bersama Telkomsel mendorong percepatan digitalisasi pendidikan melalui penguatan jaringan internet di sejumlah sekolah. Upaya tersebut tidak hanya menyasar peningkatan kualitas konektivitas, tetapi juga menyiapkan dukungan pembelajaran digital bagi siswa.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., meninjau langsung optimalisasi jaringan di SD Inpres Fatukoa, Kamis, 1 Oktober 2026. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut koordinasi Pemkot Kupang dan Telkomsel NTT terkait sejumlah titik sekolah yang masih menghadapi keterbatasan jaringan.

Manager Mobile Consumer Brand Telkomsel Kota Kupang, Adhy Yanwar, mengatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem digital pendidikan yang lebih luas. Menurutnya, peningkatan jaringan akan berjalan bersama dengan penyediaan fasilitas pembelajaran digital bagi siswa.

“Kerja sama ini merupakan kolaborasi dalam digitalisasi pendidikan bersama Telkomsel,” kata Adhy. Ia menambahkan, Telkomsel juga menyiapkan learning management system dengan sejumlah fitur yang dapat digunakan secara gratis oleh siswa.

Program tersebut akan dimulai melalui 10 sekolah yang menjadi proyek percontohan optimalisasi jaringan di Kota Kupang. Selain memperbaiki konektivitas, program diharapkan membuka akses siswa terhadap sumber belajar dan teknologi pendidikan yang lebih luas.

Serena mengapresiasi dukungan Telkomsel dalam memperkuat akses digital di lingkungan pendidikan Kota Kupang. “Kami berharap titik-titik yang menjadi pusat kegiatan masyarakat, termasuk sekolah, bisa mendapatkan layanan jaringan yang semakin baik sehingga akses terhadap informasi juga semakin mudah,” ujar Ernest S. Ludji, mengatakan pihaknya akan terus mengecek kondisi jaringan di sekolah lainnya. Pemerintah juga akan memantau sekolah di luar 10 titik yang telah teridentifikasi untuk memastikan kebutuhan konektivitasarnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, mengatakan pihaknya akan terus mengecek kondisi jaringan di sekolah lainnya. Pemerintah juga akan memantau sekolah di luar 10 titik yang telah teridentifikasi untuk memastikan kebutuhan konektivitas pendidikan dapat ditangani secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....