Filosi Ajak 200 Mahasiswa STIKes Santa Elisabeth Bangun Mindset Kewirausahaan

  • 05 Sep 2026 22:05 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Memasuki dunia perkuliahan bukan hanya tentang mengejar nilai akademik. Mahasiswa juga dituntut mampu melihat peluang, mengembangkan keterampilan, membangun relasi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Pesan tersebut menjadi salah satu poin utama dalam kegiatan Filosi Goes to PKKMB yang digelar PT Filosi Exider Inovasi dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STIKes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere, Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula STIKes Santa Elisabeth, mulai pukul 10.30 hingga 11.30 WITA, diikuti sekitar 200 mahasiswa baru.

Suasana kegiatan berlangsung antusias dan interaktif. Hadir sebagai pemateri, Manager Filosi Cabang Ende, Giacinta Wero, yang membawakan materi bertajuk “Membangun Mindset Kewirausahaan Sejak Awal Masuk Kuliah.”

Filosi Goes to PKKMB STIKes Santa Elisabeth

Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Giacinta mengajak peserta untuk mulai mengubah cara pandang terhadap masa kuliah. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya membangun mindset sebagai pembelajar, tetapi juga perlu memiliki pola pikir kewirausahaan sejak awal memasuki perguruan tinggi.

“Mahasiswa tidak hanya perlu memiliki mindset berkuliah, tetapi juga mindset kewirausahaan. Sejak awal kuliah, mahasiswa bisa belajar melihat kebutuhan di sekitar, mengembangkan keterampilan, membangun relasi, dan mencari peluang yang bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai,” ujar Giacinta.

Menurut Giacinta, mahasiswa bidang kesehatan memiliki peluang yang luas untuk mengembangkan kemampuan di luar aktivitas akademik. Pengalaman organisasi, keterampilan komunikasi, kemampuan memanfaatkan teknologi hingga keberanian mencoba hal-hal baru dapat menjadi modal penting untuk masa depan.

Ia menilai, mindset kewirausahaan dapat membantu mahasiswa menjadi pribadi yang lebih mandiri, kreatif, adaptif, sekaligus berani mengambil peluang. “Menjadi tenaga profesional di bidang kesehatan tentu membutuhkan kompetensi akademik. Tetapi di sisi lain, mahasiswa juga perlu memiliki keberanian untuk melihat peluang, membangun kemampuan tambahan, dan mempersiapkan diri agar setelah lulus tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang,” katanya.

Pesan tersebut mendapat respons positif dari mahasiswa baru. Kegiatan tidak hanya diisi dengan penyampaian materi, tetapi juga dirangkai dengan berbagai aktivitas yang melibatkan peserta secara langsung sehingga suasana semakin hidup.

Tak hanya berbagi pengetahuan dan motivasi, kehadiran Filosi dalam kegiatan PKKMB tersebut juga membawa kejutan bagi mahasiswa baru. Pada penghujung kegiatan, PT Filosi Exider Inovasi memberikan satu unit laptop kepada salah seorang mahasiswa baru sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap kebutuhan pendidikan.

Adalah Gabriela, mahasiswa baru Program Studi Fisioterapi, yang beruntung menerima laptop tersebut. Gabriela mengaku tidak menyangka dirinya mendapatkan hadiah tersebut. Baginya, laptop itu menjadi berkat sekaligus dukungan berharga di awal perjalanan perkuliahannya.

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan laptop. Bagi saya, ini merupakan berkat yang sangat baik saat saya baru masuk kuliah. Semoga laptop ini bisa saya gunakan sampai selesai kuliah,” ungkap Gabriela.

Ia juga berharap PT Filosi Exider Inovasi semakin berkembang dan dapat membuka lebih banyak cabang di berbagai daerah sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan akses terhadap produk teknologi dengan harga terjangkau. Apresiasi juga datang dari pihak STIKes Santa Elisabeth. Bidang Kerja Sama dan Promosi, Hentisia A. Remialdi, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Filosi kepada mahasiswa.

“Kami berterima kasih karena sudah membantu mahasiswa STIKes mendapatkan laptop untuk kebutuhan perkuliahan. Semoga mahasiswa yang membutuhkan laptop bisa membeli dan mendapatkannya di Filosi dengan harga yang terjangkau, sehingga dapat membantu mereka dalam menunjang proses perkuliahan,” ungkap Hentisia.

Kehadiran Filosi dalam rangkaian PKKMB STIKes Santa Elisabeth menjadi lebih dari sekadar kegiatan promosi. Melalui edukasi dan motivasi yang diberikan, Filosi berupaya mendorong mahasiswa baru agar sejak dini memiliki cara pandang yang lebih luas mengenai masa depan.

Mahasiswa diajak untuk tidak hanya bertanya, “Setelah lulus saya akan bekerja di mana?”, tetapi juga mulai berpikir, “Kemampuan apa yang bisa saya kembangkan dan peluang apa yang bisa saya ciptakan?”

Semangat tersebut menjadi pesan utama Filosi Goes to PKKMB STIKes Santa Elisabeth.

PT Filosi Exider Inovasi berharap mahasiswa baru tidak hanya mempersiapkan diri secara akademik, tetapi juga berani mengembangkan keterampilan, membangun jejaring, membaca kebutuhan di lingkungan sekitar, serta menumbuhkan mindset kewirausahaan sejak bangku kuliah.

Kolaborasi bersama STIKes Santa Elisabeth ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Filosi untuk terus hadir di lingkungan pendidikan melalui edukasi, motivasi, dan dukungan terhadap kebutuhan mahasiswa. Dengan demikian, masa kuliah diharapkan tidak hanya menjadi perjalanan untuk meraih gelar, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, bertumbuh, melihat peluang, dan mulai menciptakan masa depan sejak sekarang. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....