Windows Search Kini Lebih Bersih, Pengguna Bisa Nonaktifkan Bing

  • 01 Sep 2026 07:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang- Microsoft mulai menghadirkan pengalaman Windows Search yang lebih sederhana untuk pengguna Windows 11. Setelah beberapa bulan diuji melalui program Windows Insider, fitur pencarian yang didesain ulang tersebut kini mulai tersedia bagi PC Windows 11 versi reguler.

Menurut laporan Windows Latest, pengalaman Windows Search baru menjadi bagian dari pembaruan opsional Agustus 2026, KB5120998, untuk Windows 11 versi 24H2 dan 25H2. Microsoft mengonfirmasi pembaruan ini membawa perangkat ke build 26100.9278 dan 26200.9278.

Meski demikian, tidak semua pengguna akan langsung mendapatkan seluruh fitur baru setelah memasang pembaruan. Microsoft mengaktifkannya secara bertahap melalui sistem Controlled Feature Rollout (CFR).

Salah satu perubahan terbesar terdapat pada pengaturan pencarian di Settings > Privacy & Security > Search. Microsoft kini menyediakan kontrol yang memungkinkan pengguna mengatur hasil pencarian web serta saran dari Microsoft Store.

Dengan menonaktifkan hasil web, rekomendasi berbasis Bing tidak lagi ditampilkan dalam Windows Search. Jika kedua opsi tersebut dinonaktifkan, Windows Search akan lebih berfokus pada konten yang tersimpan secara lokal di komputer, seperti aplikasi, file, dan pengaturan.

Perubahan ini juga disebut dapat membuat pencarian terasa lebih cepat. Pasalnya, Windows tidak lagi harus menunggu permintaan ke layanan Bing sebelum menampilkan hasil yang berasal dari PC.

Microsoft juga merombak tampilan halaman utama Windows Search. Sejumlah elemen yang sebelumnya banyak dipengaruhi layanan Bing, seperti pencarian yang sedang tren dan konten promosi, kini dikurangi.

Hasil pencarian juga dibuat lebih mudah dikenali. Windows memberikan penanda yang menunjukkan apakah sebuah hasil berasal dari aplikasi, file, pengaturan, web, atau Microsoft Store. Selain tampilan yang lebih bersih, Microsoft turut meningkatkan kemampuan Windows Search dalam menangani kesalahan pengetikan serta memberikan prioritas lebih tinggi terhadap hasil yang berasal dari perangkat pengguna.

Meskipun KB5120998 sudah terpasang, pengguna belum tentu langsung melihat perubahan Windows Search. Hal ini disebabkan Microsoft menggunakan mekanisme Controlled Feature Rollout, sehingga komponen fitur dapat terlebih dahulu dipasang pada sistem sebelum akhirnya diaktifkan oleh Microsoft.

Dengan pendekatan tersebut, distribusi fitur dapat dilakukan secara bertahap dan tidak langsung tersedia untuk seluruh perangkat secara bersamaan. Bagi pengguna yang tidak ingin menunggu, Windows Latest menyebut fitur tersebut dapat diaktifkan secara paksa menggunakan ViVeTool.

Namun, cara tersebut ditujukan bagi pengguna yang memahami risiko perubahan konfigurasi Windows dan tidak menjadi metode resmi yang direkomendasikan Microsoft. Perubahan ini menjadi langkah menarik bagi Microsoft setelah selama bertahun-tahun Windows Search banyak mengandalkan integrasi dengan Bing dan konten berbasis web.

Untuk pencarian sederhana seperti menemukan Kalkulator, menu Pengaturan, atau file yang tersimpan di komputer, pengguna kini memiliki lebih banyak kendali untuk menentukan apakah hasil web perlu ditampilkan. Dengan opsi untuk mengurangi atau menghilangkan hasil Bing, Windows Search perlahan bergerak kembali menjadi alat pencarian desktop yang lebih fokus pada PC pengguna, bukan sekadar pintu masuk ke layanan pencarian Microsoft di internet. (JR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....