OpenAI Resmi Tutup Browser Atlas, Pengguna Diminta Segera Migrasi

  • 09 Agt 2026 19:42 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang- OpenAI memastikan bahwa peramban Atlas akan resmi dihentikan operasinya pada 9 Agustus 2026. Setelah tanggal tersebut, browser tersebut diperkirakan tidak lagi dapat digunakan untuk menjelajahi web maupun mengakses alur kerja berbasis agen yang selama ini menjadi salah satu fitur utamanya.

Penghentian layanan ini merupakan bagian dari langkah OpenAI untuk memindahkan kemampuan berbasis browser Atlas ke platform lain, yakni ChatGPT dan Codex. Meski demikian, perusahaan mengakui proses transisi tidak sepenuhnya otomatis sehingga pengguna perlu melakukan sejumlah langkah manual sebelum layanan ditutup.

OpenAI menegaskan bahwa data browser pengguna tidak akan dipindahkan secara otomatis. Bookmark yang tersimpan di Atlas harus diekspor terlebih dahulu dalam format HTML sebelum batas waktu penutupan, kemudian diimpor ke browser lain seperti Google Chrome. Tab yang masih terbuka serta riwayat penelusuran juga tidak akan ikut dipindahkan, sehingga pengguna disarankan menyimpan tautan penting secara terpisah.

Perusahaan juga menyediakan opsi ekspor cookie di perangkat tertentu, namun sesi login aktif tidak dapat langsung dipindahkan ke browser lain. OpenAI mengingatkan bahwa file cookie dan data sesi bersifat sensitif karena dapat memberikan akses ke akun yang masih masuk, sementara itu, riwayat percakapan di ChatGPT tetap aman karena disimpan terpisah dari data penelusuran Atlas.

Menurut digitaltrends, OpenAI sebelumnya mengumumkan penghentian dukungan Atlas pada 9 Juli 2026 dan memberikan masa transisi sekitar 30 hari kepada pengguna. Perusahaan juga menekankan bahwa Atlas tidak lagi menerima pemeliharaan keamanan berkelanjutan sebagaimana browser yang masih didukung, sehingga pengguna dianjurkan segera beralih demi alasan keamanan.

Ke depan, pengalaman penelusuran berbasis agen akan diintegrasikan ke dalam aplikasi ChatGPT yang lebih besar. OpenAI menyebut aplikasi desktop terbaru telah mendukung berbagai fitur seperti beberapa tab, unduhan, navigasi yang lebih baik, login akun, serta penelusuran interaktif berbasis agen.

Bagi pengguna Chrome, akses ChatGPT dapat dilakukan melalui ekstensi atau sidebar, sedangkan otomatisasi browser untuk tugas tertentu akan dialihkan ke Codex. Dengan demikian, teknologi Atlas pada dasarnya tetap digunakan, namun kini tersebar ke dalam ekosistem produk OpenAI yang lebih luas. (JR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....