Harga Motherboard Berpotensi Ikut Naik setelah Komponen Memori

  • 07 Agt 2026 01:12 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Merakit komputer pribadi atau PC dari nol diperkirakan akan menjadi jauh lebih mahal dalam waktu dekat. Setelah harga RAM dan media penyimpanan melonjak akibat tingginya permintaan pusat data kecerdasan buatan (AI), kini motherboard disebut-sebut menjadi komponen berikutnya yang akan mengalami kenaikan harga signifikan.

Laporan dari forum rantai pasokan Taiwan, Board Channels, yang dikutip VideoCardz, menyebut biaya papan sirkuit tercetak atau PCB yang digunakan dalam motherboard dapat meningkat sedikitnya 50 persen pada akhir 2026. Selain PCB, sejumlah komponen utama motherboard seperti kapasitor permukaan, heatsink tembaga, chip pengontrol, dan modul VRM juga dilaporkan mengalami kenaikan harga sehingga mendorong biaya produksi lebih tinggi.

Untuk mengimbangi kenaikan biaya tersebut, tiga produsen besar motherboard yakni Asus, MSI, dan Gigabyte dikabarkan sedang menyiapkan penyesuaian harga baru pada kuartal ketiga 2026. Jika langkah ini benar dilakukan, konsumen yang berencana merakit PC gaming atau workstation kemungkinan harus menyiapkan anggaran jauh lebih besar dibanding saat ini.

Kondisi tersebut terjadi di tengah lonjakan harga memori yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Produsen chip disebut mengalihkan sebagian kapasitas produksinya ke memori bandwidth tinggi yang digunakan untuk server AI, sehingga pasokan RAM dan SSD untuk pasar konsumen menjadi lebih terbatas dan harganya diperkirakan tetap tinggi hingga akhir tahun.

Menariknya, kenaikan harga ini muncul saat permintaan komputer desktop rakitan justru melemah. Asus dilaporkan mengalami kesulitan mencapai target pengiriman motherboard 2026 yang sebelumnya sudah dipangkas, sementara MSI dan Gigabyte memperkirakan penurunan pengiriman hingga dua digit dibanding tahun sebelumnya.

Melansir digitaltrends, hingga kini Asus, MSI, dan Gigabyte belum memberikan konfirmasi resmi terkait rencana kenaikan harga tersebut. Namun, apabila laporan itu terbukti akurat, harga motherboard baru bisa meningkat ratusan dolar AS dan membuat biaya merakit PC semakin sulit dijangkau oleh banyak penggemar teknologi pada akhir 2026. (JR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....