Sebanyak 24 Peserta Mengikuti UKWR 2026 di Kupang

  • 21 Jun 2026 11:27 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang : Sebanyak 24 peserta mengikuti Uji Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) tingkat Muda di Kota Kupang selama empat hari yakni, 21-24 Juni 2026. Peserta tersebut merupakan angkatan ke 38 dan 39 berasal dari RRI Kupang, RRI Ende, RRI Atambua, RRI SP Sumba, RRI SP Alor, dan RRI SP Labuanbajo.

Pelaksanaan even ini merupakan kerjasama RRI dan Dewan Pers (Pusbangkom dan RRI se-Korwilnus VI). Peserta dibagi dalam empat (4) kelompok, mereka berasal dari RRI Kupang sebanyak 8 orang, Ende 6 orang, Atambua 6 orang, SP Rote dan Sumba 4 orang, sehingga total peserta sebanyak 24 orang.

Para penguji UKWR RRI Juni 2026 adalah, Enderiman Buta Buta, dan Yusridarto. Keduanya sangat kompeten memberi materi ujian kepada para peserta.

Materi UKWR jenjang muda meliputi, memahami dan melaksanakan Kode Etik Jurnalistik, P3SPSI, UU Pers, dan Peratura Pers. Merencanakan atau mengusulkan liputan, Rapat Redaksi, menghadiri konfrensi pers, wawancara cegat atau door stop, membangun jejaring, menulis berita radio, menyunting sendiri, wawancara tatap muka, dan menyiapkan isi atau jenis produk berita untuk mengusi bulletin berita.

Direktur Utama LPP RRI, I. Handrasmo dalam sambutannya pada upacara pembukaan menyampaikan bahwa, UKWR ini merupakan salah satu cara RRI terus berupaya menghadapi berbagai tantangan-tantangan disinformasi, sehingga perlu Uji Kompetensi sehingga wartawan RRI ketika menyajikan informasi kepada masyarakat harus kredibel, berimbang, menyejukan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada public. “Nah ini adalah salah satu cara kami untuk memperkuat kualitas konten kami dan kualitas jurnalisme kami, disisi lain kami juga menghadapi tantangan disinformasi hoax, sehingga melalui UKWR ini kami mampu menghadapi tantangan ini,” kata Dirut LPP RRI.

Sementara itu, Kepala RRI Kupang, M. Yusridarto dalam sapaan selamat datangnya menyampaikan bahwa, UKWR ini merupakan sebuah kebanggaan bagi RRI menyiapkan SIM bagi para Wartawan ketika menjalankan tugas jurnalisnya di Lapangan. “Kami berharap melalui UKWR ini teman-teman peserta akan terus meningkatkan kualitas pemberitaannya sesuai Kode Etik Jurnalistik,” ujar Yusridarto.

Gubernur NTT juga menyampaikan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memandang pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat, mengedukasi publik, mengawal jalannya pemerintahan, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa pembangunan yang berkualitas membutuhkan ruang publik yang sehat, terbuka, dan informatif. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan insan pers harus terus diperkuat dalam semangat kemitraan yang profesional, independen, dan saling menghormati peran masing-masing.

“Saya juga mengajak seluruh insan pers untuk terus mengedepankan jurnalisme yang berkualitas, mengutamakan verifikasi dalam setiap pemberitaan. Pers juga harus menghindari penyebaran informasi yang belum terkonfirmasi, serta menghadirkan karya jurnalistik yang mampu memberikan edukasi, inspirasi, dan solusi bagi masyarakat,” ujarnya

Pers yang profesional akan melahirkan masyarakat yang cerdas. Pers yang independen akan memperkuat demokrasi. Dan pers yang berintegritas akan menjadi kekuatan penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta mewujudkan Nusa Tenggara Timur yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Akhirnya, saya mengucapkan selamat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan Radio Tahun 2026 kepada seluruh peserta. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan wartawan-wartawan radio yang kompeten, profesional, berintegritas, serta mampu menjaga kepercayaan publik melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas,” katanya mengakhir sambutannya. (at)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....