Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Baru Tawarkan Program Studi Khusus
- 11 Jun 2026 08:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang- Politeknik Agraria STPN kembali membuka pendaftaran taruna dan taruni baru melalui Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027. Perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ini menawarkan program studi yang secara khusus berfokus pada bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, mengatakan bahwa program studi yang tersedia memiliki karakteristik unik karena tidak banyak dimiliki oleh perguruan tinggi lain di Indonesia. “Program studi di Politeknik Agraria STPN tidak banyak dimiliki perguruan tinggi lain. Pembelajarannya bersifat multidisiplin untuk membahas berbagai persoalan keagrariaan sehingga lulusannya dapat langsung mendukung tugas-tugas di bidang agraria, pertanahan, tata ruang, dan pengelolaan aset,” ujarnya di Sleman, Jumat 5 Juni 2026.
Pendaftaran calon taruna dan taruni dilakukan secara daring dan dibuka hingga 18 Juni 2026. Kesempatan ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, MA, maupun sederajat yang memenuhi persyaratan administrasi dan kesehatan yang telah ditetapkan.

Selain jalur umum, Politeknik Agraria STPN juga membuka Jalur Kerja Sama Pemerintah Daerah bagi calon peserta yang berasal dari daerah yang telah menjalin kerja sama dengan institusi tersebut. Pada Tahun Akademik 2026/2027, Politeknik Agraria STPN membuka empat program studi Sarjana Terapan, yaitu: Sarjana Terapan Pertanahan; Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah; Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan; Sarjana Terapan Survei, Pemetaan, dan Informasi Pertanahan.
Khusus Program Studi Sarjana Terapan Survei, Pemetaan, dan Informasi Pertanahan, pendaftar harus berasal dari jurusan yang relevan, seperti IPA, Survei Pemetaan, Geomatika, Komputer, Bangunan, Pertambangan, Geologi, atau bidang lain yang linier. Program studi ini juga menerima lulusan D1 Pengukuran dan Pemetaan Kadastral dengan IPK minimal 3,00 dan usia maksimal 23 tahun per 31 Agustus 2026.
Tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik dan praktik lapangan, Politeknik Agraria STPN juga menyediakan berbagai wadah pengembangan organisasi bagi taruna dan taruni. Beberapa organisasi kemahasiswaan yang tersedia antara lain Dewan Perwakilan Taruna (DPT), Badan Senat Taruna (BST), Korps Taruna Bela Negara (KTBN), dan Urusan Dinas Dalam (Urdisdal).
Melalui program pendidikan yang spesifik dan berbasis kebutuhan sektor agraria, pertanahan, serta tata ruang, Politeknik Agraria STPN diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap mendukung pembangunan nasional di bidang tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan tahapan seleksi dapat diakses melalui situs resmi Politeknik Agraria STPN. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....