Rekognisi Pembelajaran Lampau Undana Jadi Terobosan Pendidikan Tinggi di NTT
- 26 Mei 2026 09:47 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang – Universitas Nusa Cendana Kupang membuka jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja.
Program tersebut menjadi jawaban nyata kampus dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi para pekerja profesional, aparatur sipil negara, maupun masyarakat umum yang telah memiliki pengalaman kerja di bidang tertentu.
Ketua Lembaga Pembinaan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Undana, Dr. Ir. Jacob M. Ratu, M.Kes saat diwawancarai RRI Selasa, 26 Mei 2026 mengatakan, program RPL memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus memulai proses belajar dari awal.
“Pengalaman kerja di lapangan dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester. Kami memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memiliki pengalaman kerja untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana maupun magister,” ujarnya.
Menurut Jacob, kebijakan tersebut bertujuan menghargai pengalaman dan keahlian praktis yang telah dimiliki seseorang selama bekerja di dunia nyata.
Ia menjelaskan, proses asesmen dilakukan secara objektif melalui penilaian portofolio, pengalaman kerja, hingga rekam jejak sertifikasi kompetensi calon mahasiswa. “Skema pengakuan capaian pembelajaran ini dirancang untuk memotong masa studi tanpa mengurangi kualitas akademik lulusan,” katanya.
Jacob berharap program tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pekerja profesional maupun ASN yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan. “Kami berharap para aparatur sipil negara dan praktisi swasta dapat memanfaatkan peluang emas ini dengan sangat baik,” tambahnya.
Selain itu, proses seleksi administrasi akan dilakukan secara ketat guna memastikan kelayakan setiap calon mahasiswa baru yang mengikuti jalur RPL. Undana juga menegaskan komitmennya dalam menjaga standar mutu pendidikan agar lulusan tetap memiliki daya saing tinggi di pasar kerja.
“Komitmen kami adalah memberikan layanan pendidikan inklusif yang bermutu bagi kemajuan sumber daya manusia Nusa Tenggara Timur,” kata Jacob, menegaskan.
Dalam pelaksanaannya, metode pembelajaran daring dan luring akan dikombinasikan secara efektif untuk mendukung kelancaran studi para mahasiswa yang berasal dari kalangan profesional dan pekerja aktif. (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....